Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Buku>Referensi>Pengantar Pendidikan

Pengantar Pendidikan

oleh: KomarudinTasdik     Pengarang: Umar Tirtarahardja; S. L. La Sulo
ª
 
st1\:*{behavior:url(#ieooui) } /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-style-parent:""; font-size: 11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif";}

PENGANTAR PENDIDIKAN


Pengertian dan Tujuan Pendidikan

Pengertian pendidikan dapat dilihat dari beberapa segi, yaitu: pendidikan sebagai proses transformasi budaya, bahwa pendidikan diartikan sebagai kegiatan pewarisan budaya dari satu generasi ke generasi lain. Segi lainnya mencakup pendidikan sebagai proses pembentukan pribadi, pendidikan sebagai proses penyiapan warga negara, pendidikan sebagai penyiapan tenaga kerja. Adapun tujuan pendidikan adalah memuat gambaran tentang nilai-nilai yang baik, luhur, pantas, benar, dan indah untuk kehidupan.

Landasan dan Asas-Asas Pendidikan

Landasan pendidikan mencakup: Landasan filosofis, sosiologis, kultural, psikologis, ilmiah dan teknologis.

Asas-asas pokok pendidikan meliputi: Asas Tut Wuri Handayani, Asas belajar sepanjang hayat, Asas kemandirian dalam belajar.

Perkiraan dan Antisipasi terhadap Masa Depan

Perkiraan masyarakat masa depan dapat terlihat pada karakteristik berikut: Kecenderungan globalisasi yang semakin kuat, Perkembangan iptek yang makin cepat, Perkembangan arus informasi yang semakin padat dan cepat, Kebutuhan/tuntutan peningkatan layanan profesional dalam berbagai kehidupan manusia.

Upaya pendidikan dalam mengantisipasi masa depan mencakup Perubahan nilai dan sikap, Pengembangan kebudayaan, Pengembangan sarana pendidikan

Pengertian dan Fungsi Lingkungan Pendidikan

Latar tempat berlangsungnya pendidikan itu disebut lingkungan pendidikan, khususnya pada tiga lingkungan utama pendidikan yakni keluarga, sekolah, dan masyarakat. Keluarga, sekolah, dan masyarakat sebagai lingkungan pendidikan yang dikenal sebagai tripusat pendidikan.

Secara umum fungsi lingkungan pendidikan adalah membantu peserta didik dalam berinteraksi dengan berbagai lingkungan sekitarnya (fisik, sosial, budaya), utamanya berbagai sumber daya pendidikan yang tersedia, agar dapat dicapai tujuan pendidikan yang optimal.

Aliran-Aliran Pendidikan

Aliran pendidikan meliputi: Aliran klasik dan gerakan baru dalam pendidikan, meliputi: Aliran empirisme, nativisme, naturalism, konvergensi, gerakan baru. Dua aliran pokok pendidikan di Indonesia, yakni: Perguruan kebangsaan taman siswa dan Ruang pendidik INS (Indonesia Nederlandsche School) Kayu Tanam.

Permasalahan Pendidikan

Jenis permasalahan pokok pendidikan meliputi: masalah pemerataan pendidikan, masalah mutu pendidikan, masalah efisiensi pendidikan, masalah relevansi pendidikan.

Sistem Pendidikan Nasional

Sistem Pendidikan Nasional (SISDIKNAS) merupakan satu keseluruhan yang terpadu dari semua satuan dan kegiatan pendidikan yang saling berkaitan untuk mengusahakan tercapainya tujuan pendidikan nasional. SISDIKNAS Indonesia ini disusun berlandaskan kepada kebudayaan bangsa Indonesia dan berdasar pada Pancasila dan UUD 1945 sebagai kristalisasi nilai-nilai hidup bangsa Indonesia.

Adapun Tujuan Pendidikan Nasional dinyatakan di dalam UU RI No. 2 Tahun 1989 Pasal 3.

Pendidikan dan Pembangunan

Pendidikan menduduki posisi sentral dalam pembangunan karena sasarannya adalah peningkatan kualitas SDM. Dikatakan juga bahwa pendidikan mengarah ke dalam diri manusia, sedangkan pembangunan mengarah ke luar yaitu ke lingkungan sekitar manusia.

Jika manusia memiliki jiwa pembangunan sebagai hasil pendidikan, maka diharapkan lingkungannya akan terbangun dengan baik. Secara khusus, sumbangan pendidikan terhadap pembangunan adalah pembangunan atas penyempurnaan sistem pendidikan itu sendiri.
Diterbitkan di: 15 Nopember, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    KENAPA TIDAK DIMASUKAN JUGA DENGAN PENDIDIKAN DEMOKRASI?? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    referensi dari materi pedidikan Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    jadi azas pendidikan kemandirian apah? ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    memberikan para peserta didik kesempatan untuk “berjalan sendiri. Selengkapnya lihat di http://imadedwisg.blogspot.com/2010/10/konsep-tut-wuri-handayani.html 19 Januari 2012
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.