selama ini kita diberitahu oleh guru kita, bahwa jadi orang tu harus jadi orang baik, biar nanti masuk surga. ada juga
yang bilang, kalo hidup di surga itu enak, kita kekal selama-lamanya disana.
konsep surga selama ini tampaknya pengertiannya menjadi bias di indonesia. surga diambil dari pengertian agama lain, yang mengartikan suatu tempat di luar bumi, yang menawarkan keindahan dan kenikmatan. sedangkan dalam banyak ayat Al-Qur'an surga hanya berati taman. yah taman, tidak terlalu tinggi bukan?? memang kalo konsep itu kita masukkan dalam kondisi bangsa kita yang memang terkenal pemandangannya ini, tapi bisakah kita bayangkan konsep taman yang indah di arab sana?
melihat pepohonan dan air yang mengalir di arab sudah menjadi hal yang luar biasa. maka konsep surga sebagai taman ini sudah lebih dari cukup untuk menggambarkan kenikmatan luar biasa.
sedangkan bagaimana dengan konsep surga sebagai bentuk keabadian?? benarkan hal tersebut?? kalo memang surga itu kekal, maka bukankah dia melebihi penciptanya sendiri yang bahkan dalam banyak ayat disebutkan bahwa di alam raya ini kekekalan hanya milik Allah yang lainnya fana, tidak terkecualikah hal tersebut untuk surga??
wa'allahu'alam bis shawab....