• Daftarkan diri
  • ‎Apakah Shvoong itu?‎
  • Masuk
    Masuk
    Ingat user ID ini. Lupa password anda?

Buat rangkuman pengetahuan manusia di Shvoong.

.

Halaman Utama Shvoong>Buku>Referensi>Infeksi Virus Dengue

.

Infeksi Virus Dengue

oleh : kaguya    

Pengarang: Suhendro; Leonard N; Khie Chen; Herdiman T.P
                 Infeksi virus dengue pada manusia mengakibatkan spektrum manifestasi klinis yang bervariasi
                antara penyakit paling ringan (mild undifferentiated febrile illness), demam dengue, demam berdarah dengue (DBD), sampai demam berdarah dengue disertai syok/renjatan (dengue shock syndrome = DSS).
                Epidemiologi
                istilah haemorrhagic fever di Asia tenggara pertama kali digunakan di Filipina pada tahun 1953. Di Indonesia DBD pertama kali dicurigai di Surabaya pada tahun 1968. Pada saat ini DBD telah menyebar luas di kawasan Asia Tenggara, Pasifik Barat, dan daerah Karibia.
                Morbiditas dan mortalitas DBD yang dilaporkan berbagai negara bervariasi disebabkan beberapa faktor, antara lain status umur penduduk, kepadatan vektor, tingkat penyebaran virus dengue, prevalensi serotipe virus dengue dan keadaan meteorologis.
                Etiologi
                Virus dengue termasuk group B arthropod borne virus (arboviruses) dan sekarang dikenal sebagai genus flavivirus, familia Flaviviridae, yang mempunyai 4 jenis serotipe yaitu den-1, den-2, den-3, den-4. serotipe den-3 merupakan serotipe dominan dan banyak berhubungan dengan kasus berat.
                Manifestasi Klinis dan Perjalanan Penyakit
                dapat bersifat asimtomatik atau berupa demam yang tidak khas, demam dengue, demam berdarah dengue atau sindrom syok dengue (DSS). pada umumnya pasien mengalami fase demam selama 2-7 hari, yang diikuti oelh fase kritis selama 2-3 hari. Pada waktu pasien tidak demam, tetapi mempunyai risiko untuk tejadi renjatan jika tidak mendapat pengobatan tidak adekuat.
                Pemeriksaan Penujang
                parameter laboratorium yang dapat diperiksa:
              • Leukosit : dapat normal atau menurun

              • Trombosit

              • Hematokrit

              • Hemostasis

              • Protein/albumin

              • SGOT?SGPT

              • Ureum/kreatinin

              • Serologi, IgM dan IgG

              • Uji HI


              pemeriksaan radiologis
              Pada foto dada didapatkan efusi pleura terutama pada hemitoraks kanan dan jika terjadi perembesan plasma hebat dapat dijumpai pada ke-2 hemitoraks.
              Diagnosis
              Masa inkubasi dalam tubuh manusia sekitar 4-6 hari (rentang 3-14 hari), timbul gejala prodormal yang tidak khas seperti: nyeri kepala, nyeri tulang belakang, dan perasaan lelah.
              Demam Dengue, demam akut 2-7 hari, disertai 2 atau lebih gejala berikut:
            • nyeri kepala

            • nyeri retro-orbital

            • mialgia/atralgia

            • ruam kulit

            • manifestasi perdarahan (petekie/ uji bendung +)

            • leukopenia

            • serologi dengue +

            • trobositopenia

            • tidak ada kebocoran plasma


            Demam Berdarah Dengue
          • demam 2-7 hari, biasanya bifasik (mirip pelana kuda)

          • ada minimal 1 manifestasi perdarahan:


        • uji bendung + (>20 bintik)

        • petekie, ekimosis, purpura

        • perdarahn mukosa (hidung, gusi, dll)

        • hematemesis/ melena


      • trombositopenia (<100.000/ul)

      • terdapat tanda-tanda kebocoran plasma minimal 1:
      • peningkatan Hct >20%

      • efusi pleura, asites, hipoproteinemia




    Sindrom Syok Dengue, seluruh kriteria DBD disertai kegagalan sirkulasi:
  • nadi cepat dan lemah

  • tekanan darah turun (≤ 20 mmHg)

  • hipotensi

  • kulit dingin dan lembab

  • gelisah


Diagnosis banding: demam tifoid, campak, influenza, chikungunya, dan leptospirosis.
Diterbitkan di: Oktober 26, 2009
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5

Bookmark & share this post

.