• Daftarkan diri
  • ‎Apakah Shvoong itu?‎
  • Masuk
    Masuk
    Ingat user ID ini. Lupa password anda?

Buat rangkuman pengetahuan manusia di Shvoong.

.

Halaman Utama Shvoong>Buku>Referensi>Menggagas Persahabatan Kembali Kristen dan Islam

.

Menggagas Persahabatan Kembali Kristen dan Islam

oleh : Toar     

Pengarang : Munawar Ahmad Anees, Syed Z. Abedin dan Ziauddin Sardar
 Waktu zaman Nabi Muhammad, SAW, Islam dan Kristen bersahabat. Begitupula di zaman Raja Negus dari Najran yang Kristen,
para penganut dua agama ini sangat akrab. Agama Kristen dan Islam memang berbeda, dalam hal doktrin, dan ritual, namun di masa-masa itu, keduanya lebih mengutamakan persahabatan dan perdamaian ketimbang permusuhan dan konflik. Bukan hanya di wilayah praksis, namun terutama di kitab suci agama Islam, Al Qur'an misalnya, agama-agama lain, khususnya Kristen mendapat tempat yang terhormat.
Di wilayah pengembangan ilmu pengetahuan, Kristen dan Islam telah memberi perannya masing-masing. Ketika Eropa berada dalam masa kegelapan akibat absolutisme dogma gereja, para kaum terpelajar Islam telah menerjemahkan teks-teks klasik Yunani yang belakangan juga digunakan oleh kaum terpelajar Eropa untuk pengembangan ilmu pengetahuan. Islam telah menjadi jembatan bagi pengembangan ilmu pengetahuan. Di masa ini yang terjadi adalah dialog peradaban, bukan benturan peradaban. Sebuah dialektika dialektika nilai keagamaan yang telah membawa peradaban dunia masuk ke zaman modern.
Namun ketika perang salib terjadi dan kolonialisme bangsa-bangsa Barat yang notabene beragama Kristen, maka dimuilah permusuhan antara Islam dan Kristen. Sejarah perjumpaan antara Islam dan Kristen akhirnya diwarnai dengan permusuhan. Meski begitu, dialog atau usaha-usaha memperdamaikan kedua pihak tersebut, baik di wilayah wacana maupun praksis juga diusahakan.
Konflik, perang dan permusuhan terjadi berabad-abad. Untuk memberi landasan teologis, maka sering muncul penegasan-penegasan yang merujuk dari kitab suci untuk saling mengkafirkan. Padahal, konflik dan permusuhan tersebut, kadang sebabnya karena persoalan politik. Maka, muncullah pemahaman-pemahaman bahwa misalnya hanya agama Kristen yang paling benar, dan Islam salah/kafir, atau sebaliknya. Sikap saling curigapun menjadi bagian dari hubungan dua agama tersebut.
Maka dialog menjadi altenatif sebagai cara untuk mengklarifikasi kesalahpahaman yang terjadi antara kedua agama tersebut. Dialog adalah upaya untuk mengklarifikasi dan menjernihkan pemahaman-pemahaman keliru yang telah memperkeruh hubungan dua agama tersebut. Dialog mengedepankan kejujuran dan keterbukaan dalam berbicara, dan bekerjasama.
Proyeksi ke depan, ketimbang kedua agama ini hidup dalam permusuhan, maka diusahakan akan muncul kesadaran dan etika bersama untuk merespon perubahan zaman yang terjadi begitu cepat. Abad modern telah meninggalkan sejumlah persoalan, misalnya subjektivitas dan penunggalan kebenaran. Menjawab persoalan ini, diperlukan pemahaman dan etika bersama yang nilai-nilanya digali dari keluruhan kedua agama ini.
Abad posmodernisme dipercayai memberi kecerahan yang ditandainya dengan menguatnya semangat manusia-manusia bumi untuk kembali ke agama. Abad modern yang sangat rasionalistik telah mengasingkan manusia dari rasa kemanusiaan, kepedulian terhadap kelestarian alam, persaudaraan yang kemudian membuat agama hanya sebagai tameng untuk suatu konflik dan permusuhan.
Dialog-Kristen adalah panggilan dari Yang Trasendental bagi umat manusia, khususnya penganut agama Islam dan Kristen untuk berpartisipasi dalam mewujudkan dunia yang damai, adil dan sejahtera. Sebab dengan terciptanya saling pengertian, keterbukaan dan kerjasama, maka umat Islam dan Kristen dapat bersama-sama membangun dunia yang lebih baik.
Abad posmodern telah membuka jalan untuk menggagas kembali persahabatan antara Kristen dan Islam dalam membangun dunia yang cita-citakan semua umat manusia. Di abad posmodern ini, dengan paradigma barunya semua manusia dihayati dan diakui berada dalam posisi, derajat dan hak yang sama untuk suatu perdamaian dan keadilan.
Diterbitkan di: Agustus 28, 2009
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5

Bookmark & share this post

.