• Daftarkan diri
  • ‎Apakah Shvoong itu?‎
  • Masuk
    Masuk
    Ingat user ID ini. Lupa password anda?

Buat rangkuman pengetahuan manusia di Shvoong.

.

Halaman Utama Shvoong>Buku>Referensi>Produksi Padi Kabupaten Pati Tahun 2007

.

Produksi Padi Kabupaten Pati Tahun 2007

oleh : doeto     

Pengarang : BPS Kabupaten Pati
Buku Publikasi Produksi Palawija Kabupaten Pati 2007, menyajikan gambaran umum tentang perkembangan pertanian padi di Kabupaten
Pati.
Cakupan publikasi ini meliputi:
·               Produksi Padi (ton)
·               Luas Panen Padi (Hektar)
·               Hasil per Hektar (Kuintal/Hektar)
·               Luas Tanam Padi (Hektar)
·               Luas Puso Padi (Hektar)
Publikasi Produksi Palawija Kabupaten Pati 2007 disusun oleh Seksi Statistik Produksi BPS Kabupaten Pati. Informasi lebih lanjut, email: doeto@telkom.net telp: 081384284169 (duto)
Berikut ulasan singkat publikasi Produksi Padi Kabupaten Pati Tahun 2007

Produksi padi di Kabupaten Pati dari tahun ke tahun masih menunjukkan suatu kondisi yang belum stabil, hal ini sebagai akibat dari pengaruh keadaan alam yang terjadi pada suatu musim tanam. Apabila pengaruh alam baik, artinya tidak ada banjir maupun kekeringan maka produksi padi masih dapat diharapkan terjadi kenaikan, begitu juga pula pengaruh alam yang kurang menguntungkan maka produksi bisa dipastikan akan terjadi penurunan. Kalau diamati dari sisi luas panen sebagai faktor yang cukup signifikan (nyata) pengaruhnya terhadap besarnya produksi, sejak tahun 1981 sampai dengan 2007 luas panen padi menunjukkan suatu keadaan yang belum stabil, dimana untuk tahun tertentu mengalami kenaikan tetapi pada tahun yang lain terjadi penurunan. Selama tahun 2001-2007 luas panen padi di Kabupaten Pati cenderung mengalami penurunan rata-rata sebesar 3,45%.
Dalam kurun waktu 7 tahun (2001-2007), Kabupaten Pati mempunyai rata-rata produksi padi sebesar 460 ribu ton per tahun, dengan rata-rata luas panen sebesar 93,7 ribu Hektar. Sedangkan rata-rata produktivitas (produksi per hektar) sebesar 49,08 Kw/Ha. Dengan rata-rata seperti di atas, selama periode tersebut Kabupaten Pati memberikan kontribusi terhadap produksi Jawa Tengah sekitar 5-6%. Angka ini merupakan besaran yang tidak kecil bila dibandingkan dengan luas baku Kabupaten Pati yang hanya sekitar 58.348 hektar. Berdasarkan data tahun 2006, Kabupaten Pati merupakan penyumbang produksi padi terbesar kelima (464.330 ton) setelah Kabupaten Cilacap (623.289 ton), Grobogan (594.877 ton), Demak (497.245 ton), dan Sragen (469.467 ton).
Pada tahun 2007, produksi padi di Kabupaten Pati mengalami penurunan sebesar 0,19 % dibandingkan tahun 2006, dengan rincian padi sawah mengalami penurunan sebesar 0,19 % dan padi ladang mengalami penurunan sebesar 0,02 %. Penurunan produksi pada tahun 2007 sejalan dengan adanya penurunan luas panen sebesar 0,20 %.
Kecamatan yang mengalami penurunan luas panen terbesar adalah Kecamatan Pucakwangi, yaitu sebesar 3.344 ribu Hektar, diikuti Kecamatan Batangan (2.960 Ha) dan Winong (2.264 Ha). Sedangkan luas panen terbesar dimiliki oleh Kecamatan Sukolilo dengan luas panen sebesar 13.333 Ha, diikuti oleh Kecamatan Kayen (6.577 Ha) dan Gabus (5.476 Ha).
Bagi pembaca yang berminat dengan buku publikasi ini dapat menghubungi:
Duto Sulistiyono, S.S.T.
Email: doeto@telkom.net
Homepage: masdoeto.blogspot.com
Diterbitkan di: Juni 11, 2009
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5

Bookmark & share this post

.