Seorang Ayah yang juga seorang pendeta diminta oleh putrinya untuk menulis surat tentang cara menjadikan rumah tangganya
harmonis dan bahagia. Karena Putri kesayangannya akan segera menikah, jadi dia mau memberi tahu dan membagi pengalaman-pengalamannya agar putri satu-satunya dapat membangun rumah tangganya sendiri dengan harmonis dan bahagia. Ayah tersebut menulis 25 surat yang menjelaskan cara-cara agar rumah tangga dapat berjalan penuh keharmonisan. Karena isi surat itu tidak hanya ditujukan pada anak perempuannya saja, tetapi pada menantunya juga.
Salah satu isi surat itu adalah agar anaknya dapat mengampuni suaminya apabila suaminya membuat kesalahan, begitu juga sebaliknya. Ayah tersebut juga ingin agar anaknya maupun menantunya dapat mengakui kesalahan yang mereka perbuat dan meminta maaf secara tulus kepada pasangannya. Apabila terjadi pertengakaran karena ada sifat yang tidak disuka dari masing-masing pasangan, sang Ayah menghendaki agar putrinya dan pasangannya mau untuk menulis dan mengingat kebaikan dari pasangannya agar senantiasa pasangan itu dapat terus saling mencintai hingga maut memisahkan mereka.
Buku ini sangat bagus untuk dibaca oleh wanita ataupun pria yang sudah menikah atau akan menikah agar mereka dapat membangun rumah tangga yang harmonis dan bahagia.