Media telivisi mampu membangkitkan respon positif sekaligus negatif
bagi seluruh komponen masyarakat
dunia termasuk Indonesia dengan
berbagai versi dan alasan yang jelas, kendati media telivisi
menimbulkan pro dan kontra dikalangan masyarakat setidaknya media
telivisi jangan dimaknai terlalu sempit, karena dengan kehadirannya
telivisi juga sebagai informasi yang penting untuk diminati. Media
telivisi merupakan salah satu elemen penting pesan komunikasi massa
budaya manusia.
Perkembangan teknologi komunikasi massa dalam bentuk media massa
khususnya media telivisi telah memungkinkan terjadinya globalisasi
informasi. Oleh karena itu, kita harus siap untuk menghadapi
menjanurnya informasi disegala bidang, informasi melalui medium
telivisi dan internet yang mengalir tanpa batas tampaknya tidak
terbendung oleh jarak, ruang, dan waktu.
Media telivisi baik swasta maupun negeri menampilkan berbagai
performa yang berbeda-beda dalam segi tayangannya, isi dan pesan yang
disuguhkan juga beraneka-ragam. Tetapi, heterogenitas media
telivisimempunyai prinsip yang sama dengan media-media massa lainnya
yaitu merupakan sebuah institusi yang melembaga yang berfungsi
menyampaikan informasi kepada khalayak sasarannya agar well informed
(tahu informasi).
Dalam segala perannya, telivisi bukan tidak mempunyai dampak
sosiologis terhadap penggemarnya, karena tingkat pemahaman pemirsa
terhadap isi pesan acara telivisi berkaitan erat dengan status sosial
ekonomi serta situasi dan kondisi pemirsa pada
saat menonton divisively. Ada dua dampak yang ditimbulkan acara
telivisi , yaitu (1) Dampak Informatif, yaitu kemampuan seseorang atau
pemirsa untuk menyerap dan memahami acara yang ditayangkan telivisi dan
melahirkan pengetahuan bagi pemirsa. (2) Dampak Peniruan, yaitu pemirsa
dihadapkan pada tren aktual yang ditayangkan telivisi contohnya; model
pakaian, model rambut para bintang telivisi.(39-40).
Kehadiran buku Komunikasi Massa Media Telivisi sangat
penting untuk disimak dan dibaca sebagai jawaban atas pesan-pesan acara
media telivisi sebagai salah satu bentuk budaya massa manusia, untuk
meluruskan ediologi kita tentang pemaknaan media telivisi sebagai
'ajaran sesat" atau "ajaran lurus' serta menguak berbagai sisi negatif
dan positifnya.
Selamat Membaca!!!