• Daftarkan diri
  • ‎Apakah Shvoong itu?‎
  • Masuk
    Masuk
    Ingat user ID ini. Lupa password anda?

Buat rangkuman pengetahuan manusia di Shvoong.

.

Halaman Utama Shvoong>Buku>Referensi>The Art of Innovation, Pelajaran Kreativitas dari IDEO.

.

The Art of Innovation, Pelajaran Kreativitas dari IDEO.

oleh : ZAZU     

Pengarang: Tom Kelley; Jonathan Littman
Inovasi telah diyakini menjadi kunci bagi kemajuan seseorang atau institusi. Mendengar kata ini, bisa jadi ingatan kita langsung
tertumbuk pada inovator yang telah mengubah cara hidup manusia seperti Thomas Alva Edison, James Watt, Wright Bersaudara, Marconi dan seterusnya.

Mengaca pada apa yang dilakukan para penemu, tidaklah berlebihan jika inovasi menjadi tumpuan individu, keluarga, organisasi bahkan sebuah negara untuk menjamin kelangsungan hidup mereka. Semboyan seperti: inovasi atau mati atau tidak ada yang tetap di dunia ini selain perubahan itu sendiri, mencerminkan keinginan yang kuat orang untuk berubah atau berinovasi.


Sebenarnya dari manakah lahirnya sebuah inovasi? Apakah ada metode yang mendorong sebuah organisasi ‘memproduksi’ inovasi?

Inovasi = Hasil Kejeniusan?


Tom Kelley, penulis buku The Art of Innovation dan General Manager IDEO, sebuah perusahaan yang melahirkan ribuan inovasi termasuk mouse apple yang fenomenal, kamera instan polaroid I-Zone dan komputer saku (PDA) Palm. Menyatakan bahwa tidak perlu menjadi jenius yang penyendiri untuk menghasilkan inovasi. Justru sebaliknya, inovasi dapat dipacu dan lahir dari sebuah kelompok yang bersemangat, berdedikasi dan tersusun atas orang-orang yang berkompeten.

Kisah-kisah tentang kelahiran sebuah inovasi yang selalu dikaitkan dengan nama seseorang, dapat membatasi kepercayaan diri kita sehingga bisa memunculkan pendapat bahwa ‘saya tidak mungkin menjadi inovator’ atau ‘pantas saja mereka menjadi inovator karena mereka jenius dst.’ Padahal kenyataannya bahkan penemuan besar yang agung sesungguhnya adalah hasil dari sebuah kerja tim.


Thomas Edison, yang menghasilkan ratusan paten yang menakjubkan, menhasilkan inovasi telegraf, telepon, gramafon dan bola lampu ternyata adalah sebuah tim yang terdiri dari 14 orang. (Tom Kelley, The Art of Innovation, GPU, 2002:90). Einstein membutuhkan rekan-rekannya dalam memahami kecepatan cahaya dan masalah eter. Sebelumnya dalam sejarah fisika dan listrik para ilmuwan seperti Faraday, Maxwell dan Hertz adalah orang-orang yang saling berinteraksi sehingga membuka jalan bagi Guglielmo Marconi yang nota bene juga harus bekerjasama dengan Profesor Augusto Righi untuk menghasilkan perangkat persinyalan. (Schwarttz dan McGuiness, Einstein for Beginner, Mizan, 1998:51) Radio dalam bentuk yang modern, adalah proses berikutnya yang juga lahir dari kelompok orang yang bekerja sama.

Tahukah Anda bahwa skenario film seperti My Best Friend Wedding, Rain Man, Waiting to Exhale, Stepmom adalah karya sebuah tim dalam perusahaan ide Bass & Co?


Jadi Bagaimana Inovasi Datang?


Inovasi adalah hal yang lahir dari sebuah basis sosial atau sekumpulan informasi yang melingkupi kita sehingga mendorong ide baru yang biasanya didahului oleh pertanyaan atau masalah. Logika pemecahan masalah dan diskusi dengan orang lain adalah usaha yang harus dilakukan untuk mencapai sebuah temuan atau jawaban.

Industri modern membuktikan bahwa sebuah tim yang bersemangat mampu menghasilkan temuan-temuan baru yang mengagumkan. Di dunia otomotif tim VW di Jerman dengan tim yang solid melahirkan Beetle yang menawan.


“Para penemu yang penyendiri biasanya tidak mengajarkan kepada kami tentang penerapan proses kreatif dalam bisnis,“ kata Tom Kelley.

Hal lain yang penting dalam inovasi adalah pengamatan. Dengan mengamati kebiasaan dan kesulitan orang dalam menyimpan pasta gigi, Tim Ideo menyempurnakan inovasi tube yang dapat berdiri secara terbalik dan penutup tanpa ulir.


Pengamatan, yang didiskusikan dalam sebuah kelompok dengan arah yang jelas, metode yang logis dan sistem yang efektif akan menghasilkan rekomendasi, yang bisa jadi itu adalah sebuah langkah inovasi yang luar biasa.

Lucunya, dalam kasus tube pasta gigi diatas, Tim IDEO harus mengembalikan keberadaan ulir dalam tutup tube. Karena terbukti meskipun tanpa ulir, naluri orang tetap memutar untuk membuka tutup pasta gigi! Akhirnya mereka membuatnya sedikit berulir dan untuk membukanya harus sedikit diputar. Penyempurnaan, kadangkala harus menoleh kebelakang dengan rendah hati.***


Diterbitkan di: Maret 18, 2009
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5

Bookmark & share this post

.