Asterix dan Obelix adalah dua orang Galia dari sebuah desa kecil yang terletak di tepi pantai, dikelilingi oleh kamp prajurit Romawi. Walaupun seluruh Galia telah takluk pada bangsa Romawi, namun warga desa itu, khususnya Asterix dan Obelix, tetap gencar menggempur para prajurit Romawi. Mereka berhasil membuat prajurit Romawi kocar-kacir karena memiliki ramuan ajaib buatan dukun Panoramix yang bisa meningkatkan kekuatan hingga beratus-ratus kali lipat.
Warga desa Galia semuanya sangat unik. Ada Asterix, pejuang bertubuh kecil namun sangat cerdik. Ada pula Obelix, yang nafsu makannya luar biasa, serta memiliki tenaga super karena ketika kecil jatuh ke dalam panci berisi jamu ajaib. Obelix selalu ditemani oleh anjing kecilnya yang bernama Idefix, yang tak pernah ragu untuk menggigit pantat para prajurit Romawi. Selain para Asterix, Obelix, dan Idefix, masih ada Abraracourcix (Kepala Desa), Assurancetourix sang seniman gagal, Dukun Panoramix yang bijaksana, serta tokoh-tokoh lainnya. Singkat kata, sifat bangsa Galia dapat dideskripsikan sebagai berikut : suka makan, pesta-pora, berkelahi, dan hanya takut jika langit jatuh menimpa kepala mereka.
Sampai saat ini, Asterix telah mencapai lebih dari 30 volume. Dalam setiap petualangannya, Asterx selalu pergi ke tempat-tempat yang berbeda. Mulai dari Lutetia (Paris), Belgia, Gothi (Jerman), hingga ke Mesopotamia, Mesir, bahkan ke benua Atlantis! Dalam setiap petualangannya, Asterix pasti membawa segudang cerita seru untuk diceritakan pada warga desanya, tentunya setelah berpesta pora di bawah sinar rembulan.
Ringkasan lain tentang Kisah Petualangan Asterix