Klasifikasi Hewan dan Ciri-ciri Hewan
Ciri-ciri hewan adalah sebagai berikut :
1. Hewan merupakan organisme eukariota, multiseluler, heterotrofik.
2. Sel-sel hewan tidak memiliki dinding sel yang menyokong
tubuh dengan kuat, seperti pada tumbuhan atau jamur. Komponen terbesar sel-sel
hewan terdiri atas protein struktural kolagen.
3. Keunikan hewan yang lain adalah adanya dua jaringan yang bertanggung
jawab atas penghantaran impuls dan pergerakan, yaitu jaringan saraf dan
jaringan otot sehingga dapat bergerak secara aktif.
4. Sebagian besar hewan bereproduksi secara seksual, dengan tahapan
diploid yang mendominasi siklus hidupnya.
Penggolongan atau Klasifikasi Animalia
Dalam sistem klasifikasi 5 kingdom, animalia (dunia hewan) digolongkan
berdasarkan struktur tubuhnya. Ada
empat ciri struktur tubuh yang menggambarkan perkembangan dunia hewan secara filogenetik
, yaitu :
- ada/tidak adanya jaringan sejati,
- simetri tubuh (radial,diploblastik atau bilateral triploblastik),
- ada/tidak adanya rongga tubuh (selom),
- tipe selom (selom dari kumpulan sel atau
selom dari pipa saluran pencernaan).
Penggolongan atau klasifikasi animalia dan ciri utama
susunan tubuhnya :
Filum Porifera = Multiseluler tanpa jaringan sejati.
Filum (Cnidaria dan Ctenophora) = Multiseluler dengan
jaringan sejati, simetri radial, diploblastik (dua lapisan nutfah, yaitu
ektoderm dan endoderm).
Filum Platyhelminthes = Multiseluler dengan jaringan sejati,
simetri bilateral, triploblastik (tiga lapisan nutfah, yaitu ektoderm,
mesoderm, endoderm), aselomata (tubuh padat tanpa rongga tubuh).
Filum (Rotifera dan Nematoda) = Multiseluler dengan jaringan
sejati, simetri bilateral, triploblastik, pseudoselom (rongga tubuh antara
saluran pencernaan dan dinding tubuh tidak sepenuhnya dilapisi mesoderm).
Filum (Nemertea, Lophophorata, Phoronida, Mollusca, Annelida
dan Arthropoda) = Multiseluler dengan jaringan sejati, simetri bilateral,
triploblastik, pseudoselom (rongga tubuh antara saluran pencernaan dan dinding
tubuh tidak sepenuhnya dilapisi mesoderm)
Filum Echinodermata = Multiseluler dengan jaringan sejati,
simetri bilateral, triploblastik, selomata (rongga tubuh sepenuhnya dilapisi
mesoderm). Pembelahan spiral dan determinan, mulut berkembang dari blastopori,
rongga tubuh skizoselus (terbentuk dengan cara pembagian massa jaringan mesoderm)
Filum Chordata = Multiseluler dengan jaringan sejati,
simetri bilateral, triploblastik,
selomata. Pembelahan radial dan indeterminant, anus berkembang
dari blastopori, rongga tubuh enteroselus (terbentuk melalui pelipatan dinding
arkenteron mesoderm)
catatan :
Secara anatomis dan embriologis, hewan-hewan anggota dari suatu
filum menunjukkan kombinasi ciri tubuh yang berbeda dengan anggota filum yang
lain.
Misalnya, ciri-ciri dasar susunan tubuh Arthropoda yang memiliki kaki
beruas, kerangka tubuh diluar (eksoskeleton), dan tubuhnya bersegmen (beruas), contohnya kepiting,
laba-laba dan serangga.