• Daftarkan diri
  • ‎Apakah Shvoong itu?‎
  • Masuk
    Masuk
    Ingat user ID ini. Lupa password anda?

Buat rangkuman pengetahuan manusia di Shvoong.

.

Halaman Utama Shvoong>Buku>Sastra Klasik>Resensi - Serat Centhini Jilid 5

.

Resensi - Serat Centhini Jilid 5

oleh : GranatWP    

Pengarang : KGPA Anom Amengkunegara III
Pada Serat Centhini Jilid-5 ini ada pengantar pembukaan dari R. Ng. Ranggawarsita pujangga Jawa abad ke-18. Atas perintah
Raja Surakarta Pakubuwana VII disalin petikan Serat Centhini jilid 5 s/d 9 disebut Serat Centhini Pisungsung untuk dihadiahkan kepada raja Belanda. yang sampai saat ini masih tersimpan di Perpustakaan Universitas Leiden di Negeri Belanda. Pengantar pembukaan berisi ringkasan singkat Serat Centhini Jilid 1 s/d 4. Kenapa hanya disalin jilid 5 s/d 9, tidak ada yang tahu alasannya, sedangkan aslinya berjumlah 12 jilid.
Pada awalnya, cerita masih berkisar petualangan seks Mas Cebolang di kediaman Bupati Wirasaba pada saat menjadi sinden kentrung (ronggeng). Bupati Wirasaba tertarik dengan santri Nurwitri yang diminta untuk berpakaian wanita. Mas Cebolang juga berpakaian wanita. Mengambil kesempatan menginap di kadipaten, melakukan petualangan seks dengan selir Bupati Wirasaba yang bernama Jae Manis, akhirnya ketahuan dan melarikan diri waktu mau ditangkap. Petualangan seks sinden ronggeng ini sekali lagi diceritakan pada akhir buku yaitu pada saat perayaan pernikahan antara Jayengresmi dan Niken Tambangraras.
Ini adalah salah satu hal yang kontradiktif dalam Serat Centhini. Disatu sisi Mas Cebolang serta empat santri melakukan perjalanan yang di Jawa dikenal sebagai “lelanabrata” atau perjalanan dalam rangka memperdalam ilmu sprituil. Disisi lain juga melakukan hal yang dilarang agama yaitu melakukan petualangan seks bebas.
Kemungkinan besar ada dua hal yang jadi penyebab hal ini diceritakan dalam Serat Centhini, yaitu:
1. Selalu ada dua sisi dalam kehidupan manusia pada umumnya yaitu sisi terang dan sisi gelap. Sisi terang adalah pengaruh sisi baik dari pencarian akan nilai-nilai luhur spirituil dalam kehidupan. Sisi gelap adalah suatau kenyataan adanya pengaruh nafsu-nafsu dalam diri manusia yang tidak mudah dikendalikan. Peperangan dalam memilih jalan hidup adalah peperangan sepanjang waktu kehidupan manusia. Setiap orang punya pilihan jalan hidup berbeda tergantung mana yang lebih dominan dari dua sisi kehidupan tersebut.
2. Didunia pewayangan ada tokoh idola yang bernama Arjuna yang disebut “lelananging jagad” atau lelaki dunia. Untuk membuktikannya sebagai “lelananging jagad” seseorang disamping mahir dalam tapabrata atau hal-hal yang bersifat spiritual juga bisa menaklukkan hati banyak wanita. Pada saat ini, walau tidak banyak tapi ada orang-orang di masyarakat Jawa/Indonesia yang melakukan hal ini. Bisa dalam bentuk punya banyak wanita simpanan tanpa nikah (atau nikah siri) maupun dalam bentuk punya istri lebih dari satu.
Dalam jilid-5 ini sebagian besar pengetahuan spiritual berkenaan dengan agama Islam. Hal ini disebabkan karena kisah perjalanan anak-anak Sunan Giri pada jilid ini berhubungan dengan ulama besar pada jaman itu yang masing-masing mewakili ulama di Jawa:
1. Jawa Barat yaitu Ki Ageng Karang di gunung Karang, Pandeglang, Banten sebagai guru sekaligus ayah angkat Jayengresmi.
2. Jawa Tengah yaitu Seh Ahkadiyat di Sokayasa, Banyumas sebagai ayah dari Mas Cebolang serta guru sekaligus ayah angkat Jayengrana dan Rangcangkapti.
3. Jawa Timur yaitu Ki Bayi Panurta di Wanamarta, Mojokerto sebagai guru serta ayah mertua Jayengresmi.
Adat Istiadat yang diceritakan hanya perihal keutamaan wanita dalam pernikahan yaitu nasehat dari Ki Bayi Panurta kepada anaknya Niken Tambangraras, yaitu ada enam sikap wanita terhadap suami: Dhingin wedi kapindone asih, kaping telu sumurup ing karsa, kaping pat angaminake, ping lima bangun turut, kaping nem labuh ing laki. Artinya terhadap suami istri harus takut, menyayangi, tahu gelagat, mengiyakan, menuruti nasehat, membela.
Note: kemungkinan besar hal ini sudah tidak berlaku lagi sebagai sikap istri jaman sekarang terhadap suaminya, karena itu banyak perceraian.
Pengetahuan Spirituil/Agama:
1. Mukmin linuhung (dalam tembang Gambuh):
a. Mukmin ingkang linuhung, ingkang tan pegat sembayangipun, dene padhangeing tyas kang arsa matitis, kang bisa matekken iku, ing badan agung winasoh.
Artinya mukmin linuhung adalah yang tidak pernah meninggalkan solat, kehendak hatinya terang dan tepat serta bisa mematikan nafsu duniawi.
2. Tempatnya Hyang Agung ada di Gedung Retna Adiluhung suatu perlambang, gedung adiluhung adalah tempat untuk menyimpan, sedangkan kehendak dari Hyang Maha Suci dinamakan retna atau perhiasan yang sangat berharga, jadi artinya adalah perhiasannya bumi atau bunganya dunia yaitu seseorang yang mendapat anugerah dikasihi oleh Allah SWT.
3. Tingkatan pendalaman agama dalam tasauf melalui empat jenjang:
a. Syariat: menjalankan syarat-syarat yang diwajibkan agama.
b. Tarekat: tirakat atau laku untuk mengendalikan hawa nafsu sehingga selalu bertingkah laku baik atau berbudi luhur.
c. Hakekat: mencari akar atau asal-usul kejadian sehingga mengerti hakekat suatu keadaan atau kejadian melalui pemikiran dan pemahaman yang mendalam dalam rangka menebalkan keimanan terhadap kekuasaan Allah SWT.
d. Makrifat: menyelami keagungan dan keajaiban Allah SWT yang di Jawa sering disebut suatu pengalaman sprirituil manunggaling kawula gusti..
4. Curiga manjing rangka, rangka manjing curiga artinya keris masuk kerangkanya, rangka masuk kekerisnya. Ini adalah perlambang sukma (roh) masuk kedalam badan dan badan masuk kedalam sukma (roh) adalah suatu keadaan antara roh dan badan tidak ada perbedaannya. Dengan melalui cara tertentu keadaan ini bisa terjadi. Pada keadaan yang umum roh itu hanya sekedar memberi hidup pada badan, tapi badan tidak bisa mengontrol keadaan roh. Umpamanya pada saat tidur roh bisa keluar dari tubuh kita, entah pergi kemana dan kembali lagi, tanpa bisa kita kontrol dengan sadar. Karena harus ada usaha untuk menyatukan roh dan badan menjadi satu kesatuan yang utuh, menjadi satu kesadaran. Kalau menurut di buku ini caranya dengan menekuni solat secara khusuk.
Diterbitkan di: Agustus 13, 2009
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5

Bookmark & share this post

Orang yang membaca ringkasan ini juga membaca:

.