Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Buku>Anak & Remaja>www.sahabatmuslim.com

www.sahabatmuslim.com

oleh: vhelita    
ª
 

      Potret buram dunia remaja

“Semua anak dilahirkan dalam keadaan fitrah, kedua orang tuanyalah yang menjadikannya majuzi, yahudi, atau nasrani,” demikian Rasul Saw. bersabda. Hadits ini secara tegas menyebutkan bahwa potensi dasar setiap orang adalah fitrah atau suci. Ia lahir dalam keadaan tidak bernoda setitik pun, ibarat kanvas putih bersih yang belum disentuh coretan. Lingkunganlah nantinya yang akan menuangkan goresan-goresan kehidupan di atasnya. Sedangkan lingkungan terdekatnya adalah kedua orang tua: ayah dan ibu. Setelah itu tentu saja masyarakat sekitar dan dunia pada umumnya. Kini, dengan majunya teknologi informasi, yang dekat dengan yang jauh telah sulit dipetakan. Boleh jadi kebudayaan yang secara geografis sangat jauh letaknya menjadi sangat dekat, lebih dekat bahkan dari lingkungan alaminya. Boleh jadi pula, ayah ibu yang secara fisik selalu dalam kebersamaan, menjadi demikian jauh dalam wilayah psikologis. Dalam konteks inilah kata-kata “kedua orang tuanya” dalam hadits senantiasa menemukan makna konkretnya, yakni orang tua dalam makna yang sesungguhnya, bukan hanya dalam pengertian fisiknya.
Hanya pada realitanya, ketika seorang anak menginjak usia remaja, dengan deraan berbagai budaya dan gaya hidup, orang tua justru sering tidak berdaya untuk mengaktualisakan perannya. Ada di antaranya yang memang miskin bekal pengetahuan untuk menjadi orang tua, namun ada pula di antaranya yang asyik sendiri dengan dunianya dan sibuk dengan ambisi karirnya, sementara sistem sosial politik yang seharusnya menjadi pengayom- pun sering kurang memberikan kepedulian kepada mereka. Buku ini berbicara panjang lebar tentang dunia remaja dan belitan krisis yang mencengkeramnya. Buku ini sangat baik untuk siapa saja yang peduli kepada dunia mereka, para orang tua, para pendidik, dan remaja itu sendiri.
Selamat membaca.

Diterbitkan di: 02 Februari, 2010   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.