Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Buku>Biografi>Biografi H. ADAM MALIK

Biografi H. ADAM MALIK

oleh: encik     Pengarang : Departemen Sosial RI
ª
 
Lahir di Pematang Siantar, 22 Juni 1917. Pendidikan yang ditempuh HIS, Madarasah dan Autodidak. Karir perjuangannya dimulai dengan memasuki sebagai anggauta Kepanduan Hisbul Wathan, milik Organisasi Muhammadiyah di Pematang Siantar. Aktifitas politiknya dilanjutkan dengan mendirikan Organisasi Indonesia Muda cabang Pematang Siantar.

Tahun 1934, ia dan kawan-kawan mendirikan dan sekaligus sebagai Ketua PARTINDO Cabang Pematang Siantar dengan basis massa organisasi sopir-sopir yang telah didirikannya.

Di tahun yang sama, ia hijrah ke Batavia dan bergabung dengan Yahya Nasution, seorang mantan anggauta PARTINDO yang kemudian menjadi eksponen Organisasi PARI (Partai Republik Indonesia). Karena kecakapannya dengan Yahya Nasution mengakibatkan ia depenjara oleh Pemerintah Hindia Belanda di Penjara Struiswjk tahun 1935.

Tanggal 13 Desember 1937 bersama sahabatnya, yaitu Pandu Kartawiguna dan kawan-kawan, ia mendirikan Lembaga Kantor Berita "Antara" dengan kantornya di Buitenstjger No 35 Jakarta Pusat.

Adam Malik banyak belajar politik dari tokoh golongan kiri (bukan komunis) dan kesadaran akan perlunya perbaikan nasib rakyat, membawanya menjadi anggauta PARI yang merupakan organisasi gerakan bawah tanah dalam rangka membentuk kader gerakan proletar untuk melawan pemerintah Kolonial Hindia Belanda. Keterlibatannya dalam aktifitas PARI ini, membawanya hidup di penjara Nusa Kambangan sampai saat dibebaskan oleh Pemerintah Bala Tentara Jepang.

Pada masa Pemerintahan Jepang, ia bersama tokoh pemuda lain yang masuk dalam kelompok kiri bekerja pada SENDENBU, namun tetap melibatkan dirinya dalam organisasi gerakan bawah tanah. Hubungannya dengan kelompok pemuda radikal dan beraliran kiri ini mencuat ke permukaan ketika bersama kelompoknya menculik Soekarno-Hatta dan membawanya ke Rengasdengklok untuk dipaksa memproklamirkan Kemerdekaan RI.

Sikap politiknya yang cenderung radikal dan ke kiri-kirian masih terus dipertahankan ketika ia masuk dalam organisasi PERSATUAN PERJUANGAN, yang pada tahun 1946 menculik Perdana Mentri Sultan Syahrir karena tidak puas dengan hasil perundingan Belanda-Indonesia yang mengakui kekuasaan Belanda secara de fakto di Indonesia dan menuntut merdeka. Selanjutnya, sebagai basis politik untuk mendukung peran politiknya ia mendirikan Partai MURBA yang membedakan dasar idiologinya dengan partai kiri lain.

Tahun 1962, ia juga berperan menonjol dalam proses perundingan Indonesia-Belanda tentang Irian Barat, ketika ia menjadi Ketua Delegasi RI dalam perundingan tersebut.

Sikap keberpihakannya kepada rakyat jelas berseberangan dengan PKI, tercermin dalam tindakannya ketika pada tahun 1964 membentuk Badan Pendukung Soekarnoisme (BPS) bersama Roeslan Abdulgani dan A.H Nasution yang tujuan intinya adalah mencegah Soekarno agar tidak terbawa dalam gagasan politik PKI.

Keberpihakannya pada naluri kebebasan, tercermin dalam sikapnya ketika sebagai Mentri Luar Negri yang melihat sikap aspek positif dari azas "Semau Gue", sebagai bentuk egoisme yang bila ditingkatkan pada landasan negara menjadi nasiolisme, Adam Malik menjalankan tugas dengan "keterlibatan total" mencari jawaban terhadap problem-problem yang dihadapi, misalnya sebagai "dutabesar" harus membela kepentingan negaranya dengan segala kemampuan, akal dan kelincahan yang ada pada dirinya. Kalau perlu harus berani berteriak "right or wrong my country", dan tidak boleh bersikap "low profile" hanya untuk menghindari ketegangan.

Semangat kebebasan bersikap dalam pergaulan internasional juga tercermin dalam deklarasi Bangkok yang dirumuskannya bersama wakil empat negara ASEAN, yang kemudian dikenal dengan prinsip dasar ASEAN tahun 1967. Semangat yang sama juga tercermiin dalam pidato pengukuhannya sebagai Ketua Sidang Umum PBB ke 26 tahun 1971-1972 yang di dalam hal meneruskan dan melebarkan jalan politik sebagaimana digariskan oleh Bung Karno tahun 1960-an, mengenai "Tata Dunia Baru". Bagi yang kaya dan yang miskin tidak ada hari depan yang terpisah. Harus ada hari depan bagi kita semua.

Perannya yang menonjol dalam proses integrasi Timor Timur ke dalam wilayah Negara RI adalah rangkaian pembicaraan yang dilakukannya dengan Mentri Urusan Seberang Lautan Portugal, Dr.A.A de Santos yang menghasilkan Roma's MOU tentang cara terbaik menyelesaikan proses dekolonisasi Timor-Timur.

Ketika menjadi Mentri Luar Negri, Adam Malik mempunyai sikap yang jelas membawakan Politik Luar Negri "bebas-aktif", sikap bebas diartikan sebagai Indonesia memiliki jalan dan pendirian sendiri dalam menghadapi pergaulan dunia, dan aktif berusaha memelihara perdamaian dengan meredakan pertentangan antara bangsa bersama bangsa lain ia mendasarkan hal tersebut pada keyakinannya bahwa pembangunan nasional hanya dapat dilaksanakan dalam suasana aman dan damai.

Sikap politiknya semakin matang dan jelas dengan keterlibatannya secara terus menerus dalam percaturan politik dan pemerintahan baik melalui jalur eksekutif maupun legislatif. Kemampuan politik tersebut tercermin dalam kemampuannya berperan secara terus menerus dalam proses merebut, mempertahankan dan mengelola Negara RI baik pada masa pra kemerdekaan, para ORLA maupun ORBA, hingga mencapai puncaknya ketika ia menjabat sebagai Wakil Presiden 1978-1983.

Jika pendidikan Adam Malik selain HIS, Madarasah dan autodidak, masih mungkinkah di jaman sekarang tanpa berpendidikan formal atau autodidak menempuh karier yang gemilang? Dengan kondisi seperti ini, rasanya masih mungkin-mungkin saja walaupun melakukan segala cara termasuk dalam mendapatkan ijazah meski aspal! Namun semua kembali pada pribadinya juga!!!
Diterbitkan di: 28 April, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    partai apa yang didirikan adam malik??? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    partai apa yang di dirikan adam malik dan perusahaan apa ang di dirikan nya ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    qo gak ada jawabannya 15 Desember 2011
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    mau tanya kalau kiprah adam malik buat perdamaian dunia apa y??maksudnya gimana peran dia dalam menciptakan perdamaian dunia? Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.