Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Buku>Biografi>Biografi OTTO ISKANDAR DINATA

Biografi OTTO ISKANDAR DINATA

oleh: encik     Pengarang : Departemen Sosial RI
ª
 
Setelah tamat HKS, Otto bekerja sebagai guru HIS di Banjarnegara, Jateng. Tahun 1921, ia dipindah ke Bandung dan tiga tahun kemudian pindah ke Pekalongan.

Perhatiannya terhadap pergerakan bangsanya dimulai ketika masih belajar di HKS. Sewaktu bertugas di Pekalongan tahun 1925 Otto menerjunkan diri ke dalam organisasi Budi Utomo dan menjadi anggauta Dewan Kota Pekalongan mewakili Budi Utomo. Sebagai anggauta Dewan Kota, ia berjuang untuk memperbaiki kehidupan rakyat.

Kegiatan Otto dalam Budi Utomo, menjadi perhatian pemerintah, sehingga setiap diadakan rapat di rumahnya, selalu diintai oleh reserse. Namun sewaktu-waktu Otto mengajak reserse untuk mengikuti rapat. Akhirnya reserse yang dimaksud berniat masuk anggauta Budi Utomo.

Nama Otto semakin populer dan ia mencemaskan pemerintah Belanda. Akhirnya pada tahun 1928 ia dipindah ke Jakarta dan sebelum dipindah ia sempat memprakarsai berdirinya "Sekolah Kartini".

Di Jakarta, ia bekerja sebagai guru Muhammadiyah, dan masih giat di bidang politik. Ia menjadi anggauta "Pguyuban Pasundan" dan tidak lama kemudian dipilih sebagai pimpinannya. Di bawah pimpinan Otto, organisasi ini makin berkembang. Paguyuban ini berhasil mendirikan sekolah dari tingkat dasar sampai sekolah menengah dan kemudian berhasil mendirikan Bank Pasundan.

Di samping itu "Paguyuban Pasundan" masuk anggauta PPPKI (Permufakatan Partai-Partai Politik Kebangsaan Indonesia). Dalam konggresnya di Surabaya pada tahun 1932, ia terpilih menjadi Sekertaris PPPKI di bawah Ketua M.H. Thamarin.

Tahun 1930 Otto dipilih menjadi anggauta Volksraad (Dewan Rakyat), mewakili "Paguyuban Pasundan". Karena keberaniannya, Otto dijuluki "Si Jalak Harupat". Ia mencoba meyakinkan pemerintah Belanda bahwa pada suatu saat Indonesia pasti merdeka.

Karena pidato-pidatonya yang pedas mengecam pemerintah, menyebabkan ia pada tahun 1935 ditarik dari Volkstraad. Selanjutnya perhatiannya dicurahkan kepada "Paguyuban Pasundan". Di samping itu Otto memimpin warta harian berbahasa Sunda "Sipatahunan", di Bandung. Surat kabar ini banyak memuat kecaman-kecaman pemerintah Belanda.

Waktu partai-partai politik dan organisasi lainnya membentuk GAPI (Gabungan Partai-Partai Indonesia) dengan tuntutannya "Indonesia Berparlemen", ia masuk jadi anggauta mewakili "Paguyuban Pasundan". Dalam konggres GAPI di Yogyakarta, dibentuk Majelis Rakyat Indonesia" sebagai Parlemen Rakyat, Otto duduk dalam majelis ini sebagai wakil GAPI.

Awal Maret 1942, pasukan Jepang mendarat di P.Jawa, Belanda tidak mampu menahan sehingga 8 Maret 1942 pemerintah Hindia Belanda bertekuk lutut. Jepang membubarkan partai-partai politik dan semua organisasi termasuk Paguyuban Pasundan. Untuk menyelamatkan kekayaan organisasi tersebut Otto mendirikan "Badan Usaha Pasundan".

Otto tidak dapat mengelak kerjasama dengan pemerintah pendudukan Jepang. Otto duduk dalam Putera (Pusat Tenaga Rakyat) di bawah pimpinan empat serangkai (Bung Karno, Bung Hatta, Ki Hadjar Dewantara dan K.H.Mas Mansyur).

Kemudian Otto diangkat menjadi anggauta "Jawa Hokokai". Pada waktu Jepang meresmikan berdirinya "Peta" tentara "Pembela Tanah Air", Otto menyokong usaha tersebut bahkan puteranya, Sentot jadi anggautanya.

Kekalahan demi kekalahan yang dialami oleh Jepang tahun 1943, menyebabkan mereka bersikap merangkul penduduk. Untuk itu dibentuk sebudah badan yang disebut "Badan Penyelid Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia". Pada awal Agustus 1945 badan itu dibubarkan dan dibentuk badan baru yaitu "Panita Persiapan Kemerdekaan Indonesia" (PPKI), Otto duduk dalam badan ini sebagai anggauta.

Situasi berkembang cepat dan pada tanggal 14 Agustus 1945 Jepang menyerah kepada Sekutu. Tiga hari kemudian padaa tanggal 17 Agustus 1945 Bung Karno dan Bung Hatta atas nama bangsa Indonesia memproklamasikan Kemerdekaan Indonesia.

Tanggal 18 Agustus 1945, PPKI bersidang untuk mengesahkan UUD yang sekarang dikenal UUD 45. Dalam sidang, Otto mengusulkan Bung Karno dipilih sebagai Presiden dan Bung Hatta sebagai Wakil Presiden.

DalamKabinet RI pertama yang berbentuk kabinet Presidentil, Otto diangkat menjadi Menteri Negara. Di samping itu ia juga memimpin "Badan Pembantu Prajurit", serta aktif membentuk "Badan Keamanan Rakyat" (BKR) yang kelak berkembang menjadi TKR dan kemudian menjadi ABRI.

Pada bulan Oktober 1945 Otto kedatangan tamu, dan tamu tersebut mengajaknya ke suatu tempat. Tanpa curiga ia memenuhi permintaannya, dan sejak saat itulah Otto tidak pernah kembali. Di kemudian hari diketahui tanggal 20 Desember 1945, Otto dibunuh di Pantai Masuk di Banten dan dimakamkan di Lembang. Sebagai penghargaan pemerintah, Otto dianugerahi gelar Pahlawan Nasional.

Ya, kematian seseorang memang tak pernah ada yang tahu, kapan dimana dan dengan cara bagaimana, karena kematian merupakan satu dari tiga rahasia hidup selain rejeki dan jodoh! Begitu pun dengan sosok Otto Iskandar Dinata bukan !!!
Diterbitkan di: 16 April, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    keunggulannya apa ?? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    hal yang menarik tentang oto lskandar dinata Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    tolong pake bahasa sunda Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apa yang membuat OTTO ISKANDAR DINATA dijuluki 'sijalak harupat'?/ Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    tolong tampilkan pake bahasa sunda Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    tanggal berapakah otto iskandar di nata wafat ? ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    20 des 1945 29 Nopember 2012
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apa saja kelebihan Otto Iskandar dinata? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    terjemahin dong pake bahasa sunda Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    bahasa sunda Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    Makasih ya, buat tugas sekolah. Izin copas ya kaka ^^ Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.