Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Buku>Biografi>Biografi MUHAMMAD YAMIN

Biografi MUHAMMAD YAMIN

oleh: ijay     Pengarang : Forum Remaja 21
ª
 
Lahir di Sawahlunto, pendidikan Sekolah Tinggi Hakim, Jakarta tahun 1932. Menjadi advokat di Jakarta sampai tahun 1942. Aktif dalam bidang politik sejak masih remaja, antara lain dalam Sumpah Pemuda 1928. Menjadi anggauta Majelis Pertimbangan Putera. Menjadi anggauta DPR. Pernah menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (1954-1955).

Sebagai penyair, Muh.Yamin masih terikat pada pola pantun dan syair. Masih menekankan persamaan bunyi, sehingga kadang memasang kata-kata yang tidak perlu hanya sekedar memenuhi syarat bilangan kata dan sajak akhir saja. Namun gejala ini harus kita lihat sebagai usaha. Yamin memperbaharui puisi lama, sebab ia telah menulis puisi tahun 1922. Pembaharuannya terletak pada variasi sajak akhir dan jumlah baris.

Yamin dikenal pula sebagai penyair yang pertama kali menggunakan bentuk soneta (1921) dan dia pelopor Angkatan Pujangga Baru yang resmi berdiri tahun 1933 itu. Kerinduannya terhadap tanah kelahirannya sewaktu dia merantau di Jawa, kecintaannya pada tanah kelahirannya dan masa lampau, mengakibatkan Yamin bersifat romantis dan sentimentil, penuh kata-kata "nan indah" yang banyak diambil dari bahasa daerahnya-Minangkabau.

Yamin selalu menghindari pemakaian kata-kata Barat-Belanda, meskipun menyukai prngambilan kata-kata Sansekerta dan Arab. Sikapnya ini telah dipegang sejak ia memimpin majalah Jong Sumatra. Dalam majalah itu lahir dua golongan yang ingin memakai bahasa Belanda sebagai bahasa penghubung kaum intelektual muda (antara lain Dr.M.Amir yang telah menulis karya-karya sastra dalam bahasa Belanda dalam majalah itu), dan golongan yang ingin memakai bahasa Melayu (M.Yamin). Jejak Yamin ini kemudian diikuti oleh Sanusi Pane dan M.Hatta yang menulis soneta " Beranta Indera| " dalam Jong Sumatra, November 1921.

Karya-karya M.Yamin adalah Tanah air (1922-Indonesia Tumpah Darahku, 1922-Menantikan Surat dan Raja, 1928-sandiwara, terjemahan dari Rabindranath Tagore, 1934-Ken Arok dan Kededes, Gajah Mada dan Diponegoro (biografi), Julius Caesar-terjemahan karangan W.Shakespeare).

Tidak sedikit tokoh-tokoh pergerakan kita kala itu yang juga seorang sastrawan. Orang-orang yang mempunyai tingkat intelektual yang tinggi kala itu banyak yang mampu berbuat untuk negrinya. Lain halnya di jaman sekarang. Tidak sedikit yang merasakan tingkat pendidikan yang tinggi, namun tidak serta merta bisa berkiprah. Ya, memang jaman sudah banyak berubah. Barangkali kiprahnya mesti berbeda. Bukankah dengan memberdayakan diri sendiri, syukur-syukur memeberi lapangan pekerjaan bagi orang-orang di sekeliling kita menjadi tidak menambah beban pemerintah !
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    Moh.Yamin Wafat kapan ?? ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    17 oktober 1992 08 September 2013
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    tanggal berapa moh.yamin lahir? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    perjuangan Moh. Yamin utk kemerdekaan Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apa muh yamin termaksud pahlawan yang sangat berperan? ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    IYA 18 Agustus 2013
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    identitas Moh.Yamin Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    muhammad yamin adalah tokoh jong ? ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    Melihat masa kiprahnya, mestinya iya. 06 Desember 2011
Terjemahkan Kirim Link Cetak
  1. 1. ani

    sama

    aku bangga padamu

    0 Nilai 09 Januari 2013
X

.