Buku ini menceritakan masa remaja Hee Ah yang penuh dengan suka duka. Hee Ah adalah seorang pianis yang sejak lahir
mengalami cacat fisik. Dia hanya memiliki empat jari, dua jari disetiap tangannya. kakinya juga pendek. dari kebiasaannya menulis
buku harian,akirnya Hee Ah dapat menerbitkan kisahnya. di buku ini Hee Ah menceritakan pengalaman-pengalamannya mulai dari dia ingin mempercantik dirinya dengan operasi kelopak mata, sampai pada
kisah cintanya, serta masa sekolah dan perjalanan konser keliling negara. meskipun kondisi fisiknya
Buku ini sangat penuh inspirasi dan semangat. dengan membaca buku ini, kita dapat lebih bersyukur karena telah dilahirkan tanpa cacat fisik. buku ini juga dapat membuat kita menjadi semangat karena dengan mengetahui kisah seorang gadis cacat yang bisa memainkan piano, kita juga menjadi semangat karena semangat seorang pianis yang hanya memiliki empat jari.