MENARI DI ANGKASA, Anak Kampung Menjadi Penerbang Tempur
Summary rating: 4 stars
15 Tinjauan
Kunjungan:
390
kata:
300
Diterbitkan di: Agustus 05, 2007
Ringkasan Buku Biografi Digembleng Menjadi Penerbang Tempur A-4 Skyhawk di Israel Inilah buku otobiografi, riwayat hidup, dari seorang penerbang tempur TNI-AU. Nama lengkapnya, F. Djoko Poerwoko. Prestasinya, orang Indonesia pertama yang memegang rekor 2.000 jam terbang dengan pesawat A-4 Skyhawk. Poerwoko yang kelahiran Klaten, Jawa Tengah, adalah anak ketiga dari 10 bersaudara. Ayahnya berprofesi polisi dengan pangkat terakhir Kapten. Poerwoko sendiri lulusan Akabri pada tahun 1973. Seperti diketahui, antara Republik Indonesia dengan Israel belum terjalin hubungan diplomatik, tetapi lewat buku ini terungkap betapa sepuluh penerbang pesawat tempur TNI Angkatan Udara pernah digembleng di sana. Kelak mereka ditugasi mengoperasikan pesawat tempur A-4 Skyhawk yang juga menjadi andalan Angkatan Udara Israel. Peristiwanya terjadi pada tahun 1980-an ketika Poerwoko dan kawan-kawannya menerima tugas dengan sandi Operasi Alpha. Mereka diterbangkan ke Singapura. Disambut Mayjen Benny Moerdani yang memaparkan misi rahasia mereka. Maka selama tiga tahun secara berangsur-angsur didatangkan 33 unit pesawat tempur A-4 Skyhawk. Setelah mengabsi di Indonesia selama hampir 25 tahun, keseluruhannya sekarang sudah ‘dipensiunkan’ pada sekitar tahun 2005. Sama halnya seperti Poerwoko sendiri yang kini telah resmi menjadi purnawirawan, tepatnya sejak bulan September 2006. Jabatan terakhirnya menjelang pensiun adalah Panglima Komando Pertahanan Udara Nasional dengan pangkat Marsekal Muda. Sekarang beliau telah memasuki usia 57 tahun dan menulis memoarnya lewat buku ini. Judul Buku: Menari di Angkasa, Anak Kampung Menjadi Penerbang Tempur Pengarang: F. Djoko Poerwoko Penebit: Kata Hasta Pustaka Cetakan: Ke-II, Edisi Revisi 2007 Tebal: 332 halaman + XVI - iway