St. Fransiskus dari Asisi bukan seorang ahli Kitab Suci, dan juga tidak berusaha memahami Kitab Suci seperti cara yang biasanya
dianjurkan kepada kita
dalam kihidupan bergereja. Bahkan beliau menerapkan Kitab Suci secara sangat sederhana,
dengan cara yang biasanya dihindari dan tidak dianjurkan, yaitu memahaminya secara harfiah. Fransiskus mengenal Sabda Tuhan dari Kitab Suci yang dibacakan oleh imam di dalam setiap misa, dan mengandalkan ingatannya untuk menghafalkan setiap kata yang didengarnya. Buku ini tidak dimaksudkan sebagai biografi St. Fransiskus dari Asisi yang lengkap dan tersusun rapi secara kronologis. Karya ini menghidangkan serangkaian pengalaman dari Fransiskus dan pengikutnya yang pertama. Dengan demikian dalam karya ini terasalah suatu kehangatan dan kesederhanaan dari para saudara dalam permulaan gerakan Fransiskan, yang dalam waktu singkat merebut dunia bagaikan 'topan'. Penggalan-penggalan dari kehidupan Fransiskus dan pengikutnya ini dirangkaikan oleh penyusun anonim menjadi suatu 'bunga rampai' Fransiskan. Oleh karena itulah karya ini diberi judul
Fioretti, yang berarti 'Kuntum-kuntum kecil' . Fioretti pernah diterjemahkan oleh 'Kelompok Kerja Penerjemahan OFM' pada tahun tujuh puluhan. Sebuah tim dari Sekafi telah mengolah kembali hasil kelompok kerja tesebut serta menyesuaikan bab-bab dengan edisi internasional dan menerbitkannya kembali dalam bahasa yang mudah dibaca. Sdr. Philippus, OFMCap menghiasi sampul serta naskah ini dengan gambar yang sungguh unik. Sekafi berharap agar dengan terbitnya buku ini kekayaan rohani Fransiskus dapat kita hayati pula secara lebih mendalam. Terjemahan bebas dari buku
The Little Flower of Saint Francis with Five Considerations on the Sacred Stigmata , oleh
Leo Sherley-Price. Penerbit: Sekretariat Keluarga Fransiskan Indonesia (SEKAFI)
Jl. Kramat Raya 134.
Jakata 10430.
Telp. (021) 390 9719.
Fax. (021) 310 1940.