Gagasan-gagasan tentang
demokrasi serta liberalisasi
politik telah menjadi pusat perdebatan politik
akhir-akhir ini dikawasan Timur Tengah dan sekelilingnya. Menurut sebagian pengamat, pemfokusan yang terjadi akhir-akhir ini pada keuntungan dari praktek demokrasi dibeberapa kawasan didunia disertai pengembangan liberalisme ekonomi, akan pasti menyebabkan terjadinya pluralisme politik. Pandangan yang menentang pendapat ini, persistensi
rezim-rezim otoriter di Timur Tengah disertai kerapuhan dari
eksperimentasi-eksperimentasi
dengan demokrasi telah menghidupkan
suatu argumentasi lama yg mengatakan: apakah Islam dan demokarsi pada dasarnya tidak dapat dirujukkan ?
Tulisan ini bertujuan untuk menghimpun penulis-penulis politik Timur Tengah yang terbaik. Dengan menantang asumsi bahwa Timur Tengah merupakan suatu kasus unik, mereka menawarkan pemikiran-pemikiran baru dimana didalamnya terkandung suatu cara menganalisa proses demokratisasi.
Resensi lain tentang Demokrasi Tanpa Demokrat : Pembaharuan Politik didalam Dunia Islam