Charles tidak banyak mengetahui tentang kehidupan.. sampai suatu ketika ia berjumpa dengan Seorang Pria Tanpa Wajah
"
Aku tidak
pernah punya kawan, dan dialah kawanku; aku benar-benar, kecuali didalam sisa ingatanku, tidak pernah memiliki seorang ayah, dan dialah ayahku. Aku tidak pernah tahu seorang dewasa yang dapat aku ajak berkomunikasi atau percayai, dan aku selalu berkomunikasi dengannya, terlepas dari kenyataan apakah sesungguhnya aku berbicara dengannya atau tidak. Dan aku mempercayainya.....
Charles anak-berusia-empatbelas-tahun sangat membutuhkan dua hal : seorang ayah dan jalan keluar. Ia hampir tidak pernah mengenyam rasa kasih sayang hingga pada suatu musim panas ia mendapatkan seorang teman misterius yang cacat bernama Justin McLeod, dengan nama panggilan "Pria Tanpa Wajah". Charles menggunakan bantuan McLeod sebagai pembimbingnya didalam menghadapi ujian masuk sekolah St. Matthew, jalan bebas dari hambatan-hambatan kehidupan rumahnya yang tidak menyenangkan. Tapi yang lebih penting dari
itu semua adalah suatu pengalaman berharga, musim panas itu Charles mendapatkan suatu pelajaran kehidupan yang menyadarkannya bahwa cinta itu barmacam-macam bentuknya.
'Charles tidak banyak mendapatkan kasih sayang hingga musim panas diusianya yang ke empatbelas, ketika ia berjumpa dengan McLeod ( seorang pria yang wajahnya ada cacat luka yang dalam ) dan menyadari bahwa cinta itu bermacam-macam bentuknya.' - BL
'Sebuah buku yang mengajarkan budi pekerti yang tinggi, yang ditulis dengan gaya yang menarik dan penuh perasaan; sebuah buku yang tidak pernah mengabaikan sisi kemanusiaan.' - H
1972 Best Books for Young Adults (ALA)
Best of the Best Books (YA) 1970-1983 (ALA)
Outstanding Children's Books of 1972 (NYT)
Resensi lain tentang Seorang Pria Tanpa Wajah (Keypoint Book)