Halaman Utama Shvoong > Buku > Bahkan Malaikat pun Bertanya

.

Bahkan Malaikat pun Bertanya

Summary rating: 4 stars 6 Tinjauan
Pengarang : Jeffrey Lang
Review by : kukoeraku
Kunjungan : 318  kata: 600   Diterbitkan di: Maret 17, 2007
Buku ini berangkat dari keprihatinan penulisnya setelah melihat
banyak orang Islam di negerinya menghindari atau bahkan menghindari
Islam, lantaran tidak mampu mendamaikan agama yang mereka warisi dengan
pandangan Barat-sekuler yang mereka peroleh. Fenomena yang sesungguhnya
melanda nyaris semua negeri muslim ini telah membelah umat Islam ke
dalam dua kubu yang berlawanan: mereka yang membekukan dirinya dalam
tradisi lama dan mereka yang mengekor pada peradaban Barat. Yang
pertama memandang pemikiran Islam terdahulu sebagai rujukan ideal, yang
kedua melihat Barat sebagai puncak peradaban. Yang pertama kaum
"fundamentalis" yang kedua kaum "liberal". Kedua kelompok
itu sama "menyesatkan". Agar tidak terperangkap dalam bahaya itu, Dr.
Jeffrey Lang, lewat Buku yang dalam rating Amazon.com mendapat bintang
lima ini, menganjurkan agar umat Islam senantiasa mengembangkan sikap
kritis, baik dalam memandang realitas-faktual yang muncul maupun, dan
terutama, dalam memahami pesan-pesan itu sendiri.Menurut mualaf Amerika, penulis buku terkenal Struggling to Surrender ini, cara paling efektif untuk menghadapi bahaya itu bukanlah
mencegah timbulnya pertanyaan atau kritik. Justru sebaliknya, komunitas
muslim harus terus mendorong kedua hal itu. "Kita akan cenderung
berbuat salah bila tidak mau bersikap kritis pada diri sendiri." Kita
harus selalu bertanya dan mempertanyakan. Bahkan malaikat, yang sangat
dekat dengan Tuhan, pun bertanya! Mereka "berani" mempertanyakan
kebijakan Tuhan menunjuk khalifah di muka bumi: Apakah Engkau akan
jadikan di sana makhluk yang berbuat kerusakan dan menumpahkan darah? Buku
ini membawa pembaca mengarungi perjalanan spiritual-intelektual dengan
mendiskusikan konflik-konflik yang terjadi antara agama dan akal,
rintangan-rintanagn yang dipasang oleh kaum muslim sendiri yang
menghalangi orang untuk memeluk islam, ekstremisme dalam komunitas
Islam, dan laian-lain. "Membaca buku ini," tulis Jalaluddin Rakhmat,
"dari awal sampai akhir adalah ,mengikuti perjalanan spiritual bukan
saja orang muslim Amerika tetapi juga perjalanan intelektual muslim di
mana pun, ketika ia dihadapkan pada kegelisahan karena benturan Islam
konseptual dan Islam aktual…. Ia menulis dengan sangat persuasif. Ia
meyakinkan kita tidak saja dengan argumentasi yang logis dan tidak
terbantahkan, bukan hanya dengan dalil akli dan nakli. Ia juga
menyentuh emosi kita dengan kisah-kisah yang terkadang jenaka,
terkadang mengahrukan.

Resensi lain tentang Bahkan Malaikat pun Bertanya
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5


Tambahkan komentar Anda Tidak ada komentar

Read Free Summaries - Write and Get Paid

Summarize Human Knowledge on Shvoong. Join us!

------