Halaman Utama Shvoong > Buku > Dzikir-Dzikir Cinta

.

Dzikir-Dzikir Cinta

Summary rating: 3 stars 69 Tinjauan
Pengarang : Anam Khoirul Anam
Kunjungan : 1402  kata: 600   Diterbitkan di: Februari 12, 2007
Pertama kali melihat cover buku ini, saya jadi teringat novelnya karya Habiburahman El Shirazy yang berjudul Ayat-Ayat Cinta. Yang berbeda hanyalah warna yang agak kehijauan dan jumlah halamannya yang sedikit agak tebal dibanding Ayat-Ayat Cinta. Meski cover hampir sama, namun isi novel ini sangat jauh berbeda dari karangannya El Shirazy yang kental dengan suasana Mesir dan budayaTimur Tengah pada umumnya. Selain itu hal inimembuktikan bahwa Anam bukanlah seorang penulis yangmemplagiat Ayat-Ayat Cinta.

Dzikir-Dzikir Cinta mengupas habis cerita kehidupan dari seorang Santri yang bernama Rusli, termasuk seluk beluk pesantrennya. Nuansa jawa sangat kental sekali dan lekat dengan novel ini. Dzikir-Dzikir Cinta adalah salah satu novel yang berkharakter "Indonesia Sekali", dalam artian segala sesuatu yang ditulis semua menggambarkan suasana masyarakat dan budaya Indonesia. Alur penokohan berjalan runtut dan di akhir cerita pembaca diajakberpikir mengenai kematian tokoh utama Rusli, Istri pertamanyaFathimah,Istri keduanya yang bernama Nikmah dan kehidupan sahabatnya Asrul.

Tema cinta, persahabatan dan keformalan tradisi yang masih dianut oleh sebagian besar orang jawa, masih cukup menarik untuk dijual kepada pembaca. Sepertinya masalah persahabatan dan ketertarikan pada lawan jenis dalam tradisi kehidupan yang mengatas namakan agama, menjadi isu sentral dalam novel penggugah religiusitas ini. Dialektika perasaan antara dua santri yang dimabuk cinta asmara diramu sedemikian menarik dan unik. Menarik karena tema cinta itu sendiri menjadi pondasi utama dari keberlangsungan hidup manusia. Namunjuga unik oleh karena cinta di dunia pesantren harus dilangsungkan di bawah bayang-bayang peraturan yang kadang dibuat denganmengatas namakan agama sebagai legislasinya.Akhirnya, cinta model santri yang memang kental ciri kesantriannya lebih memungkinkan terjaganyakesucian cinta itu dari nafsu liar semata.

Satu hal yangtidak terlalu diperhatikan oleh sang penulis dalam novel ini adalah keahlian penulis dalam mengolah emosi pembaca. Buat pembaca seperti saya, yang perasaannya amat peka dengansebuah cerita, buku ini rasanya masih terasa datar dan kurang membuat air mata saya berderai-derai. Kurang ada point-point kejadian yang bisa membuat hati pembaca teraduk-aduk dan berharu biru. Dalambab-bab tertentu ada juga beberapa alurkejadian yang terlalu fulgar dan ditulis secara eksplisit.Mengenai bahasa, masih terdapat bahasa-bahasa jawa yang seharusnya diberikan keterangan dalam catatan kaki, sehingga orang di luar suku jawa pun bisa mengerti dan menikmati karya sastra ini dengan lebih optimal.

Resensi lain tentang Dzikir-Dzikir Cinta
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5


Tambahkan komentar Anda Tidak ada komentar

Read Free Summaries - Write and Get Paid

Summarize Human Knowledge on Shvoong. Join us!

------