Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Buku>Tata Cara IJIN Pembuatan CV

Tata Cara IJIN Pembuatan CV

oleh: dewantara14     Pengarang : xxxx
ª
 
  • Tata Cara IJIN Pembuatan CV

    Untuk UKM pembentukan badan hukum CV sudah cukup untuk mengakomodir apabila kita ingin mengikuti tender-tender di perusahaan. Namun jika memang usaha kita ingin menjadi lebih besar lagi. Tidak ada salahnya kita membuat PT. Dalam bahasan kali ini saya akan mencoba membuat tata cara pembuatan CV di Indonesia.

    Pengertian
    CV (Commanditaire Vennootschap atau Persekutuan Komanditer) adalah bentuk badan hukum usaha perseorangan atau pertemanan yang tidak terlalu besar dari segi pendanaan.

    Kelebihan:
    • Modal yang kecil dibandingkan PT, namun bisa mendapatkan pendanaan dari bank layaknya sebuah badan hukum
    • Kemampuan manajemen yang lebih besar
    • Sudah dapat mengikuti tender-tender perusahaan karena sudah berbadan hukum
    • Pendirian lebih mudah dibandingkan dengan PT

    Kelemahan:
    • Tanggung jawab yang tidak terbatas, harta pendiri dapat terkena masalah jika nanti pailit.
    • Kelangsungan hidup tidak menentu
    • Sulitnya menarik modal yang telah kita tanam

    OKey skipp.... baca aja di google deh penjelasan tentang ini karena ini bahas tentang syarat-syarat dan usaha maka kita bahas aja tentang syarat-syaratnya,

    Biasanya untuk pengurusan Izin Pembuatan CV atau PT kita akan menyerahkan semuanya ke notaris. Hal itu dikarenakan kita tidak ingin terlalu ribet dengan segala administrasi dengan pemerintah. Saya pun menyarankan anda menggunakan pihak ketiga atau notaris saja untuk mempermudah pengurusan dan anda fokus terhadap planing bisnis yang akan anda jalankan. Tapi berhubung ini thread tentang perizinan akan saya bahas kedua-duanya (sendiri atau melalui notaris).

    Mengurus Sendiri
    Dalam mendirikan CV, ada yang dinamakan ikhtisar resmi yang artinya berkas atau data resmi yang dikeluarkan dari pihak pendiri CV tersebut. Anda harus menyiapkan ikhtisar resmi tersebut. Iktisar resmi tersebut meliputi :
    1. Nama lengkap, pekerjaan dan tempat tinggal para pendirinya.
    2. Penetapan nama CV anda.
    3. Keterangan yang berisi sifat CV anda di kemudian harinya. Bersifat khusus atau terbatas untuk menjalankan sebuah perusahaan cabang secara khusus.
    4. Nama sekutu yang tidak berkuasa untuk menandatangani perjanjian atas nama sekutu.
    5. Saat mulai dan berlakunya CV.
    6. Klausul-klausul penting lain yang berkaitan dengan pihak ketiga terhadap sekutu pendiri.
    7. Pendaftaran akta pendirian ke PN harus diberi tanggal.
    8. Pembentukan kas atau uang dari CV yang khusus disediakan bagi penagih dari pihak ketiga. Jika kas sudah kosong, maka berlakulah tanggung jawab pribadi untuk keseluruhan.
    9. Pengeluaran satu atau beberapa sekutu dari wewenangnya untuk bertindak atas nama persekutuan.

  • Dan menurut kebiasaan, saat anda akan mendidirikan CV, anda hanya mendasarkannya pada akta notaris dan kemudian didaftarkan di Kepaniteraan Pengadilan Negeri yang berwenang. Kemudian diumumkan dalam Tambahan Berita Negara Republik Indonesia.

    Tahapannya-pun sedikit, hanya ada 2 macam :

    1. Anda mendaftarkan CV anda ke panitia PN.
    Dan ini adalah kewajiban anda selaku pendiri CV. Yang didaftarkan hanya akta pendiriannya saja atau ikhtisar resmi CV anda.
    2. Anda mengumumkan akta pendirian CV anda.
    Setelah tahap pendaftaran selesai, anda berkewajiban untuk mengumumkan ikhtisar resmi akta pendirian CV anda dalam tambahan berita negara Republik Indonesia.

    Melalui Notaris

    Syarat pendirian :
    1. Copy KTP para pendiri, minimal 2 orang
    2. Copy Kartu Keluarga ( jika penanggung jawab / Direktur Utama)
    3. Copy NPWP Pribadi Penanggung Jawab / Direktur Utama.
    4. Copy Surat Keterangan Domisili dari Pengelola gedung, jika perusahaan berdomisili di gedung
    5. Pas Foto Penanggung Jawab / Direktur Utama, Ukuran 3×4 = 2 Lembar berwarna

    Nah kalau pembuatan dengan Notaris sudah sekalian dengan surat-surat dibawah ini, jadi tidak ribet kan.
    • Surat Keterangan Domisili Perusahaan
    • NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak)
    • Pengesahan Pengadilan Negeri
    • SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan)
    • TDP (Tanda Daftar Perusahaan)
    Diterbitkan di: 02 Maret, 2012   
    Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
    1. Menjawab   Pertanyaan  :    berapa kira kira biaya yg harus dikeluarkan untuk jasa notaris? Lihat semua
    1. Menjawab   Pertanyaan  :    Kelebihan dan kelemahan mempunyai C di kemudian hari apa aja yah ? saya sendiri masih bimbang untuk membuat CV... Minta solusinya ya,,, makasih,,, Lihat semua
    Terjemahkan Kirim Link Cetak
    X

    .