Yesus Anak Manusia
Oleh : Kalil Gibran, diterjemahkan kembali oleh, Quills Book Publisher.
Yesus merupakan utusan tuhan, manusia terpilih yang penuh misteri.
Tapi umat dunia percaya,Yesus dilahirkan dari perawan Maria, tapi seluruh umat dunia percaya, mereka yang tersalibkan dan mereka yang terbebaskan mengakui kemuliaan kepribadian Yesus putra tunggal perawan Maria.
Dan tuhan memilih dari manusia pilihan, Yesus, dari puluhan juta manusia yang terciptakan untuk terlahirkan dari wanita yang suci perawan Maria. Dan tuhan memilih dari seluruh manusia di dunia hingga akhir jaman, bahwa yesus yang berhak menerima firman suci tuhan berupa kitab suci, injil.
Yesus memang manusia terpilih yang memang berbeda dari manusia lainnya, tuhan memberinya mukjijad menghidupkan orang mati, menyembuhkan orang-orang lumpuh. Yesus memang manusia terpilih tuhan, menjadikan tuhan bapaknya, menjadikan tuhan roh sucinya. Yesus memang pilihan tuhan, agar menjaring manusia, menjadikan manusia domba-dombanya, agar mengikuti jalannya menjadi mulia.
Perkataan Yesus yang lemah lembut, melunakkan hati wanita yang terlembut, hingga wanita dengan kelembutannya melunakkan hati suami-suaminya. Perbuatan Yesus yang sederhana dan lembut, dikasihi dan dicintai anak-anak kecil, walau Yesus tidak pernah menikah dan tidak mempunyai anak kandung sendiri.
Diantara kelembutan perkataan dan perbuatanya, Yesus adalah sosok kepribadian yang kuat, membebaskan pelacur-pelacur dari keterkucilan dan mengampuni dosa-dosanya, agar dapat hidup normal di masyarakat. Mengetuk dari pintu ke pintu rumah untuk bersenandung pujian tuhan, membuka pintu hati manusia. Seorang yang kuat tidak mengumpulkan harta benda untuk dirinya, tapi orang sekuat Yesus mampu menggiring banyak domba-dombanya melintasi bukit-bukit terjal agar tidak tersesat.
Mulialah ibu yang mengandung serta menyusuinya, Yesus utusan yang mulia, lahir dari benih alam semesta jagad seru sekalian alam, yang menjadikan tuhan bapaknya. Hingga sucilah rohnya yang ditiupkan dari zat suci tuhan.
Yesus yang penuh misteri ini, menjadi indah dibuat syair-syair kerinduan kepada tuhan, menjadi merdu bila dibuat doa-doa pengharapan, karena tuhan juga penuh misteri menyimpan kebesaran-Nya dalam keluasan hati Yesus. Mulialah Yesus putra Maria.