Seorang Lady yang tidak beruntung, Sophia Sydney, tiba-tiba muncul di hadapan Sir Cross Cannon. Sophia sudah kehilangan segalanya,
kekayaan, keluarga, bahkan satu-satunya saudara laki-laki yang dimilikinya pun telah direnggut darinya. Sophia harus hidup dengan keras. Maka ketika Bow Street membutuhkan pegawai, Sophia menawarkan diri mengisi posisi tersebut.
Tentu saja Cross menolak. Bukan saja karena di abad 18 sangat tidak lazim kalau seorang perempuan bekerja, namun juga karena Sophia telah menimbulkan sensasi terhadap dirinya sejak pertama kali bertemu. Daya tarik seksual Sophia sangat kuat terhadap dirinya, membuat Cross menginginkan satu-satunya kegiatan yang sanggup dia pikirkan adalah menarik perempuan itu ke tempat tidur. Cross sama sekali tidak menyadari apa motif Sophia untuk bekerja kepadanya, selain alasan keuangan. Namun ternyata keduanya justru mendapati ketertarikan yang kuat antar mereka, melibatkan keduanya dalam hubungan cinta yang panas dan menggebu.