• Daftarkan diri
  • ‎Apakah Shvoong itu?‎
  • Masuk
    Masuk
    Ingat user ID ini. Lupa password anda?

Buat rangkuman pengetahuan manusia di Shvoong.

.

Halaman Utama Shvoong>Buku>Dormansi PADA BENIH TANAMAN PANGAN DAN CARA PRAKTIS MEMBANGKITKANNYA

.

Dormansi PADA BENIH TANAMAN PANGAN DAN CARA PRAKTIS MEMBANGKITKANNYA

oleh : firmanpilo     

Pengarang : pilo

Pada suatu hari, ketika seorang petani menyemai atau menanam benih tanaman , didapati benihnya tumbuh tidak serempak.
Ada yang tumbuh normal dan ada yang tidak / belum berkecambah. Tetapi setelah beberapa minggu dari saat petani menyemai, benih yang dikira petani tersebut mati ( tidak tumbuh) ternyata baru berkecambah dan akhirnya tumbuh seperti tanaman normal yang lain, hal ini membuat petani tercengang dan heran. Kok bisa ya ......???.
Benih yang ditanam / disemai baru berkecambah dan tumbuh setelah berminggu - minggu tidak tumbuh, sebetulnya para petani tidak perlu heran, karena setiap benih dari hasil panen kemungkinan ada yang mengalami hal seperti itu.Itulah yang dinamakan Dormansi, yaitu peristiwa dimana benih tersebut mengalami masa istirahat (Dorman). Selanjutnya didefinisikan bahwa Dormansi adalah suatu keadaan dimana pertumbuhan tidak terjadi walaupun kondisi lingkungan mendukung untuk terjadinya perkecambahan.
PENYEBAB TERJADINYA DORMANSI
Benih yang mengalami dormansi ditandai oleh :
* Rendahnya / tidak adanya proses imbibisi air.
* Proses respirasi tertekan / terhambat.
* Rendahnya proses mobilisasi cadangan makanan.
* Rendahnya proses metabolisme cadangan makanan.
Kondisi dormansi mungkin dibawa sejak benih masak secara fisiologis ketika masih berada pada tanaman induknya atau mungkin setelah benih tersebut terlepas dari tanaman induknya. Dormansi pada benih dapat disebabkan oleh keadaan fisik dari kulit biji dan keadaan fisiologis dari embrio atau bahkan kombinasi dari kedua keadaan tersebut.
Secara umum menurut Aldrich (1984) Dormansi dikelompokkan menjadi 3 tipe yaitu :
* Innate dormansi (dormansi primer)
* Induced dormansi (dormansi sekunder)
* Enforced dormansi
Sedangkan menurut Sutopo (1985) Dormansi dikelompokkan menjadi 2 tipe yaitu :
* Dormansi Fisik, dan
* Dormansi Fisiologis
Dormansi Fisik disebabkan oleh pembatasan struktural terhadap perkecambahan biji, seperti kulit biji yang keras dan kedap sehingga menjadi penghalang mekanis terhadap masuknya air atau gas-gas ke dalam biji.
Beberapa penyebab dormansi fisik adalah :
Diterbitkan di: September 25, 2009
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5

Bookmark & share this post

.