• Daftarkan diri
  • ‎Apakah Shvoong itu?‎
  • Masuk
    Masuk
    Ingat user ID ini. Lupa password anda?

Buat rangkuman pengetahuan manusia di Shvoong.

.

Halaman Utama Shvoong>Buku>Business Research Method : Ch 3. Thinking Like a Researcher

.

Business Research Method : Ch 3. Thinking Like a Researcher

oleh : Ncha    

Pengarang: Donald R. Cooper; Pamela S. Schindler
Ajaran yang penting dari metode ilmiah antara lain observasi langsung terhadap sebuah fenomena; menentukan variabel, metode,
dan prosedur; hipothesis yang bisa diuji secara empiris; kemampuan untuk mengungguli hipothesis lawan; kesimpulan yang bersifat statistik dan bukan sekedar pembenaran secara bahasa; serta proses self-correcting

Pengujian empiris merupakan sebuah observasi dan proposisi berdasarkan pengalaman sensori yang dihasilkan dari pengalaman dari metode logika induktif termasuk didalamnya adalah matematika dan statistik. Yang tidak kalah pentingnya bagi keberhasilan sebuah riset adalah penalaran. Selanjutnya, langkah-langkah dalam menyusun sebuah riset antara lain adalah: menemukan masalah, menyatakan masalah, mengajukan hipothesis, menyimpulkan hasil, merumuskan hipothesis alternatif, melakukan pengujian empiris,dan menentukan kesimpulan. Bagaimanapun juga keingintahuan juga merupakan suatu hal yang diperlukan dalam riset bisnis yang baik.


Pembahasan dalam sebuah penelitian ada 2 jenis yaitu eksposisi dan argumen. Dalam eksposisi, peneliti hanya mendeskripsikan sesuatu tanpa perlu menjelaskan. Sementara pada argumen, peneliti menyatakan pendapatnya, menjelaskan, menafsirkan, menantang, dan mengeksplorasi makna. Argumen ini terdiri dari deduksi dan induksi.

Bahasa dalam riset juga harus diperhatikan menyangkut konsep, konstruk, maupun definisi. Konsep sangat berguna dalam mendesain hipothesis maupun mengumpulkan data berdasarkan konsep pengukuran. Suksesnya penelitian juga didukung oleh seberapa jelas peneliti mengeluarkan gagasannya dan seberapa baik peneliti memahami konsep yang digunakan. Sementara konstruk lebih banyak diperlukan pada pembangunan teori. Yang tidak kalah pentingnya adalah definisi. Sesuatu yang terlihat sepele tapi kesalahan dalam pendefinisian akan merusak sebuah penelitian. Definisi bisa berupa dictionary definition maupun operational definition.


Selanjutnya, penelitian juga memerlukan variabel sebagai sesuatu yang dipelajari. Variabel merupakan simbol dari sebuah peristiwa, tindakan, karakteristik, ataupun atribut yang bisa diukur yang mana kita memberikan nilai atribut. Variabel berdasarkan valuenya ada dichotomous. Discrete, dan continuous. Sementara yang sudah banyak kita kenal adalah variabel berdasarkan relasinya yaitu variabel dependen dan independen. Selain itu ada juga moderating variable, extraneous variable, dan intervening variable.
Lebih lanjut, proposisi merupakan lanjutan dari konsep yang dinilai sebagai sesuatu yang benar atau salah. Proposisi yang dirumuskan dari pengujian empiris menjadi sebuah hipotesis. Hipotesis ini yang akan memandu arah penelitian, mengidentifikasi fakta yang relevan dan tidak, mengajukan bentuk desain riset yang paling sesuai dan menyediakan rerangka kesimpulan. Kemudian, teori juga memegang peranan penting dari penelitian. Teori merupakan rangkaian konsep, definisi, dan proposisi yang saling berhubungan satu sama lain untuk menjelaskan dan memprediksi fenomena. Yang terakhir adalah model yang merupakan perwujudan dari suatu sistem yang dikonstruksikan untuk mempelajari aspek sebuah sistem.
Diterbitkan di: September 11, 2009
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5

Bookmark & share this post

.