JUDUL BUKU : BRAIN GYM (SENAM OTAK)
TEBAL HALAMAN : 44 Halaman
PENERBIT : Grasindo, November, 2006
PENULIS :
Paul. E.Dennison, Ph.D & Gail. E. Dennison
Edu-Kinesthetics, Inc.PO.Box 3396
Ventura, California 93006
PEMERIKSA : Dhian
Educational Kinesiology (Edu-K) adalah suatu sistem yang dapat membangkitkan potensi yang terkunci di dalam tubuh. Apakah yang dimaksud dengan Edu-k itu sesungguhnya? Education berasal dari kata bahasa latin “educare” yang berarti “menarik keluar”. Kinesiology berasal dari bahasa Yunani “kinesis” yang berarti “gerakan”. Jadi , Edu-K adalah sistem yang diperoleh dari studi terhadap gerakan tubuh manusia yang bertujuan untuk membangkitkan potensi sehingga menghasilkan sesuatu yang luarbiasa.
Brain Gym adalah salah satu yang dipelajari dan dikembangkan di Edu-K. Brain Gym terdiri dari gerakan-gerakan/ aktivitas yang mudah dan menyenangkan. Sang penulis buku, yaitu Dr. Dennison beserta rekan-rekan sejawatnya telah mengaplikasikan teknik Brain Gym untuk mengajari anak-anak terbelakang mental dengan hasil yang sangat menakjubkan. Beliau merekomendasikan teknik Brain Gym untuk semua orang yang ingin meningkatkan kualitas hidup, belajar, dan bekerja. Sejak mulai diajarkan dan disebarkan secara luas , Brain Gym sudah berhasil mengubah hidup banyak orang.
Inti dari Brain Gym adalah belajar dengan keseluruhan otak melalui gerakan “repatterning” (pembaharuan pola) dan aktivitas yang memungkinkan orang bisa menguasai bagian otak yang semula tidak dikuasainya. Brain Gym akan memberikan energi dan kesegaran mental sepanjang hari.
Terdapat lima gerakan pokok yang diajarkan dalam Brain Gym. Yaitu Gerakan Menyeberangi Garis Tengah (Midline Movements), Gerakan Meregangkan Otot (Lengthening Activities), Gerakan Meningkatkan Energi (Energy Exercises), Gerakan Penguatan Sikap (Deepening Attitudes), dan Brain Gym saat bekerja & Bermain. Kelima gerakan pokok tersebut diuraikan menjadi beberapa aplikasi gerakan secara lebih mendetail.
Bagi yang merasa kesulitan dalam menulis dan membaca, cobalah gerakan 8 tidur (Lazy 8’s), Coretan Ganda (Double Doodle), Gerakan Abjad 8 (Alphabeth 8’s), Gerakan putaran Leher (Neck Rolls), dan Gerakan Mengaktifkan Tangan (Arm Activation).
Gerakan Olengan pinggul (The Rocker), Pernafasan Perut (Belly Breathing), Gerakan Silang Berbaring (Grass Crawl Sit-up), Gerakan Mengisi Energi (Energizer), Gerakan Burung Hantu The Owl) adalah gerakan yang dapat membantu menghilangkan kekakuan dan ketegangan sehingga kita merasa relax kembali.
Selanjutnya, ada Gerakan Sakelar Otak(Brain Button), Gerakan Tombol Bumi (Earth Button), Gerakan Tombol Imbang (Balance Button), dan Gerakan Tombol Angkasa (Space Botton). Gerakan tersebut dapat membantu menjaga stamina agar tidak cepat lelah, lebih cerdas, dan menjernihkan pikiran. Bagi para penyanyi / pemusik, bisa mencoba Gerakan Menguap Berenergi (Energi Yawn) dan Gerakan Pasang Telinga (Thinking Cap). Kedua gerakan ini bisa mengurangi ketegangan sehingga membuat suara lebih bagus, dan membantu daya cipta dalam bermusik.
Selain mempelajari gerakan, dalam Brain Gym juga diajarkan tentang pentingnya AIR. Seperti telah kita ketahui, bahwa dua pertiga tubuh kita terdiri dari AIR. Air sangat diperlukan untuk mempercepat fungsi energi listrik dan kimiawi yang membawa informasi dari tubuh ke otak dan sebaliknya.
Di halaman terakhir buku ini disajikan beberapa ringkasan tentang pentingnya gerakan Brain Gym, yaitu; cakap dalam membaca & berorganisasi (termasuk membaca dengan konsentrasi, antisipasi, dan pendalaman bahasa), terampil dalam menulis dan matematika ( menulis kreatif, bekerja dalam media yang multi-dimensi dan multi-arah), terampil dalam belajar mandiri (berpikir kreatif, menghadapi ujian tanpa rasa gelisah, mampu membaca cepat), dan mampu menemukan konsep diri ( kemampuan menentukan nasib sendiri dalam setiap situasi).
Bagi kita yang tidak sempat melaksanakan gerakan Brain Gymn secara lengkap karena tidak memiliki waktu luang/ sibuk , disarankan untuk melakukan “The Basic Three” atau tiga aktivitas dasar, yaitu; minum AIR, gerakan Sakelar Otak, dan melakukan Hook-Ups. Hal ini bisa membantu kita mencapai keseimbangan dalam tahap minimal dan mengurangi ketegangan-ketegangan.
Buku ini sangat bagus dibaca oleh para orangtua, pendidik (educator), atau siapa saja. Penulisnya kini tengah sibuk berkeliling dunia untuk mengembangkan teknik Brain Gym dan telah menyiapkan buku-buku Brain Gym selanjutnya.