• Daftarkan diri
  • ‎Apakah Shvoong itu?‎
  • Masuk
    Masuk
    Ingat user ID ini. Lupa password anda?

Buat rangkuman pengetahuan manusia di Shvoong.

.

Halaman Utama Shvoong>Buku>Sistem Nilai dan Moral Islam

.

Sistem Nilai dan Moral Islam

oleh : imine    

Pengarang : Dawam Pribadi
Sistem Nilai dan Moral Islam

Moral berasal dari perkataan mores (latin) yang diartikan sebagai
kebiasaan atau adat kebiasaan. Kebiasaan yang baik dalam kehidupan hendaknya senantiasa menyelaraskan dengan kehidupan yang umum dan universal.
Pendapat Zakiah Daradjat (1995 : 63), moral adalah :
“ kelakuan yang sesuai dengan ukuran-ukuran (nilai-nilai) masyarakat, yang timbul dari hati dan bukan paksaan dari luar ,yang disertai pula oleh rasa tanggung jawab atas kelakuan (tindakan) tersebut. Tindakan itu haruslah mendahulukan kepentingan umum dari pada keinginan umum dari pada keinginan / kepentingan pribadi.
Jika kita padukan definisi tersebut dengan ajaran Islam, maka moral adalah sangat penting dimana kejujuran, kebenaran, kaedilan dan pengabdian adalah diantara kita berdasarkan definisi tentang moral, maka definisi itu akan menunjukkan bahwa moral itu sangat penting ditumbuhkan pada setiap orang dan bangsa. Kalau moral masyarakat sudah rusak, ketentraman dan kehormatan bangsa itu akan hilang. Untuk memelihara kelangsungan hidup secara wajar, maka perlu sekali adanya moral yang baik dan Islam memberikan system nilai dan moral yang dikehendaki oleh Allah SWT, yang harus diwujudkan dalam perilaku hamba-Nya dalam masyarakat.
HM. Arifin (1994 : 139), mendefinisikan tentang sistem nilai dan moral adalah :
“suatu keseluruhan tatanan yang berdiri dari dua atau lebih dari komponen yang satu sama lainnya saling mempengaruhi atau saling bekerja dalam satu kesatuan atau keterpaduan yang bulat berorientasi kepada nilai dan moralitas Islam”. (HM. Arifin, 1994 : 139).
Dengan adanya system nilai atau system moral yang dijadikan kerangakan acuan yang menjadi rujukan cara berpikir dan berperilaku lahiriyah dan rohaniyah manusia muslim adalah nilai dan moralitas yang diajarkan oleh agama islam sebagai wahyu Allah swt, yang diturunkan kepada utusan-Nya Muhammad saw. Diman nilai dan moralitas Islami tersebut bersifat menyeluruh, bulat dan terpadu tidak terpecah-pecah bagian satu dengan yang lainnya berdiri sendiri. Suatu kebulatan nilai dan moralitas mengandung kaidah atau pedoman yang menjadi landasan segala amal perbuatan.
Nilai-nilai dalam Islam mengandung dua kategori dilihat dari segi normative yaitu pertimangan tentang baik dan buruk, benar dan salah, hak dan bathil, diridhoi dan dikutuk oleh Allah swt, sedang bila dilihat kategori pengertian yang menjadi prinsip standarisasi perilaku manusia yang mencakup :
1. Wajib dan Fardhu
Yakni bila dikerjakan mendapat pahala, dan bila ditinggalkan akan mendapat siksa atau berdosa.
2. Sunnah dan Mustajab
Yakni bila dikerjakan maupun ditinggalkan akan tidak disiksa.
3. Mubah dan Jaiz
Yaitu bila dikerjakan maupun ditinggalkan tidak akan disiksa atau berdosa.
4. Makruh
Yaitu bila dikerjakan orang tidak disiksa atau berdosa, hanya tidak disukai Allah, dan bila ditinggalkan tidak mempengaruhi pahala.
5. Haram
Yakni bila dikerjakan orang akan mendapat siksa atau berdosa, dan bila tidak dikerjakan akan mendapatkan pahala
Sedang nilai yang mencakup dalam system nilai Islami yang merupakan komponen
adalah :
1. Sistem nilai luhur yang senada dan senafas dengan Islam
2. Sistem nilai sosial yang memiliki mekanisme gerak yang berorientasi kepada kehidupan sejahtera di dunia dan bahagia di akherat.
3. system nilai tingkah laku dari manusia yang mengandung hubungan pribadi dengan lainnya.
Perlu dijekaskan bahwa apa yang disebut nilai adalah normative, yang menentukan tingkah laku yang diinginkan bagi suatu system yang ada kaitannya dengan lingkungan sekitar. Dengan demikian system nilai Islami yang hendak dibentuk dalam pribadi anak dalam wujud keseluruhan dapat diklarifikasikan ke dalam norma-norma, misalnya norma syariat Islam, norma akhlak serta lain sebagainya.
Oleh karena pendidikan islam bertujuan pokok pada pembinaan akhlak mulia, maka siatem moral islam kan tumbuh kembangkan dalam proses kependidikan adalah norma yang berorientasi kepada nilai-nilai Islami. Dengan demikian sistem moral Islam, berpusat pada mencari ridho Allah, yakni pengendalian nafsu negative yang menggali potensi kemampuan berbuat kebajikan.
Diterbitkan di: September 09, 2009
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5

Bookmark & share this post

.