Dari dua belas bulan dalam satu tahun, bulan ramadhan adalah bulan yang paling mulia. Allah memerintahkan kita umat muslim
untuk menjalankan ibadah puasa di bulan ini. Dalam bulan ramadhan ini ada banyak sekali hikmah-hikmah yang tidak kita temui di sebelas bulan lainnya. Oleh karena itu, bulan ramadhan ini adalah bulan yang paling dinanti-nanti seluruh umat muslim sedunia. Selain itu di bulan ramadhan terdapat satu malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan, yaitu malam lailatul qadar. Segala amal perbuatan yang kita lakukan pada malam ini adalah sama artinya kita melakukan hal yang sama selama seribu bulan. Tidak ada satu pun yang tahu malam ini akan jatuh di hari keberapa pada bulan ramadhan. Maksud utama dari puasa ini adalah untuk menahan hawa nafsu, termasuk makan minum dan sebagainya. Allah memberikan kita perintah untuk menjalankan puasa adalah untuk mensucikan diri kita dan untuk mencapai kedamaian antar umat islam, salah satunya yaitu dengan pengendalian hawa nafsu. Dengan adanya pengendalian nafsu ini orang akan lebih sabar dalam mengambil tindakan, menyelesikan sesuatu dengan kepala dingin. Jadi, prosentasi terjadinya perpecahan akan semakin kecil. Selain itu pengendalian hawa nafsu juga akan menghindarkan kita dari terjadinya fitnah. Hubungan kedekatan antar lawan jenis tanpa adanya suatu ikatan sangat berpotensi menimbulkan fitnah. Dari itu dengan sikap pengendalian diri kita akan tahu bahwa bertindak semacam itu dapat menimbulkan fitnah bagi kita, tentunya kita akan tahu apa yang seharusnya kita lakukan untuk menghindarinya. Ini adalah arti sesungguhnya dari puasa, Perintah ibadah yang bukan semata-mata hanya perintah belaka. Namun, terkandung jutaan makna yang akan kita dapat dengan menjalankan ibadah puasa. Tentunya hikmah-hikmah yang kita dapat adalah untuk kebaikan diri kita sendiri. Dengan melakukan ibadah puasa kita akan terhindar dari perbuatan-perbuatan yang dilarang oleh Allah. Selain itu Allah akan memberikan pahala yang sangat besar untuk hambanya yang mahu menjalankan perintahNya dan akan memberikan hukuman yang seberat-beratnya bagi hambanya yang lalai dari ajaran Al-Qur'an dan melakukan tindakan yan dilarang oleh Allah.