• Daftarkan diri
  • ‎Apakah Shvoong itu?‎
  • Masuk
    Masuk
    Ingat user ID ini. Lupa password anda?

Buat rangkuman pengetahuan manusia di Shvoong.

.

Halaman Utama Shvoong>Buku>The Last Juror

.

The Last Juror

oleh : Shinyminor    

Pengarang : John Grisham
Pada tahun 1970, Willie Traynor, mahasiswa dropout berumur 23 tahun datang ke Clanton, Mississipi untuk magang di koran lokal,
The Ford County Times. Pemilik sekaligus penerbit koran itu , Miss Emma Caudle sudah berusia 93 tahun berada di panti jompo, sama sekali tak bisa bangun dari ranjangnya. Koran itu kemudian dijalankan oleh anak tunggalnya, Wilson Caudle sebagai redakturnya. Dialah yang menerima Willie disana setelah orientasi selama sejam. Mr. Caudle dijuluki Spot oleh penduduk Clanton karena pelat logam yang berada di puncak dahinya, terbalut kulit cangkokan bundar berwarna gelap. Spot menjalankan koran itu menuju kebangkrutan karena kesalahan manajemen yang diabaikan selama bertahun-tahun.
Willie kemudian memutuskan membeli koran itu seharga 50.000 dollar dengan uang pinjaman dari BeeBee, neneknya yang kaya raya. Dan menjadi editor sekaligus pemilik The Ford County Times.
Masa depan koran itu kelihatan suram, berita-beritanya ringan dan sama sekali tidak ada editorial. Tak ada yang menarik disana. Sampai kemudian Rhoda Kasselaw  seorang janda muda,diperkosa dan dibunuh secara brutal. Pembunuhnya, Danny Padgitt adalah anggota keluarga Padgitt yang terkenal. Keluarga Padgitt hidup terpisah dari penduduk Clanton di pulau mereka, pulau Padgitt. Tak seorang pun yang ingin kesana bahkan agen-agen pemerintah sekalipun. Yang pernah mencoba kesana tak pernah kembali, hilang secara misterius. Kalaupun kembali, sudah tak bernyawa dan tak seorang pun  tahu apa yang sebenarnya terjadi. Mereka menjalankan bisnis warisan keluarga tapi bisnis utama dan sumber penghasilan utama mereka adalah bisnis-bisnis kotor termasuk perdagangan obat bius. Dan mereka tidak pernah tertangkap. Tak seorang pun anggota kelurga Padgitt yang divonis karena pelanggaran berkaitan dengan obat bius. Bahkan, mereka tak pernah tertangkap. Mereka orang-orang yang cerdas tapi licik dan selalu mendapatkan apa pun yang mereka inginkan dengan segala cara.
Lalu Danny Padgitt, salah satu anggota keluarga Padgitt ditangkap untuk pemerkosaan dan pembunuhan atas Rhoda Khasellaw. Berita yang sensasional untuk kota kecil Clanton.
The Ford County Times tiba-tiba menjadi hidup dan terkenal karena pembunuhan keji itu. Setiap orang di kota kecil itu selalu menantikan berita-berita terbaru koran itu. Apa yang tertulis di The Ford County TImes perlahan-lahan membentuk opini penduduk Clanton terhadap Danny Padgitt dan mereka membencinya. Pendapatan dan sirkulasi koran meningkat, Willie mendadak menjadi orang penting padahal dia masih sangat muda tapi tak ada yang peduli akan usianya. Sensasi yang timbul dengan mengejar berita tentang Danny Padgitt membuat Willie tak menyadari bahaya yang menyergapnya. Ancaman-ancaman dan intimidasi keluarga dan pengacara Danny Padgitt tak menyurutkan niat Willie, menburu dan menulis berita pembunuhan Rhoda Khasellaw serta pembunuhnya, Danny Padgitt.
Danny Padgitt dibawa dan diadili di gedung pengadilan yang dihadiri oleh seluruh penduduk Clanton. Para anggota Juri menemukannya bersalah setelah beberapa persidangan . Terancam hukuman mati, Danny mengancam akan membunuh setiap anggota Juri. Walaupun bersalah, para Juri tak bisa memutuskan untuk mengirimnya ke penjara seumur hidup atau hukuman mati, dan kemudian Danny Padgitt dijatuhi hukuman seumur hidup di penjara.
Namun, di Mississipi pada tahun 1970, "seumur hidup" tidak selalu berarti "seumur hidup". Setelah menghabiskan sembilan tahun masa hukuman di penjara, Danny Padgitt berhasil mendapatkan pembebasan bersyarat. Ia kembali ke Clanton dan melaksanakan ancamannya dulu. Segera, dua orang anggota Juri terbunuh dan seorang hampir terbunuh oleh bom. Anggota Juri dan teman dekat Willie, Miss Callie Ruffin, menyadari bahwa para korban adalah para anggota Juri yang dulu memutuskan untuk menghukum mati Danny.
Callie Ruffin berkulit hitam, dan merupakan anggota Juri pertama yang berkulit hitam dalam kasus kejahatan penduduk berkulit putih di Clanton. Bersama suaminya, Esau Ruffin, mereka memiliki sembilan anak, delapan diantaranya bergelar Ph.D, semuanya tinggal diluar Mississipi. Callie sangat bangga akan anak-anaknya.
Willie yang berusaha meyakinkan hakim dan sheriff bahwa Danny sedang melaksanakan pembalasan dendamnya, hakim kemudian memerintahkan penangkapan Danny Padgitt. Di pengadilan, mantan kekasih Rhoda Khasellaw, Hank Hooten, menembak mati Danny di ruang pengadilan dengan cara bersembunyi diatas balkon ruang pengadilan.
Willie kemudian menemukan bahwa pembunuh Danny adalah juga penderita skizoperenia yang memutuskan membunuh Danny karena sering mendengar suara anak-anak Rhoda Khasellaw di kepalanya.
Setelah setelah sembilan tahun memiliki The Ford County Times, Willie menjualnya seharga 1,5 juta dollar. Buku ini berakhir dengan Willie menulis obituari Callie Ruffin, segera setelah wanita itu meninggal dunia karena serangan jantung.
Diterbitkan di: Agustus 10, 2009
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5

Bookmark & share this post

.