Penulis memberikan kekuatan dalam setiap kisahnya. Baik itu mengenai hikmah perjalanan maupun pergaulan sehari - hari yang
kerap dijumpai. Dalam buku ini Devita dan Rien berkolaborasi dengan baik. Mengenalkan para pembacanya pada hal-hal yang biasanya dianggap lalu saja oleh sebagian orang menjadi suatu hal yang sangat berharga.
Misalnya saja dalam kisah "Selalu memberikan maaf ". Di sini penulis menggambarkan sebuah
kekhasan seorang manusia yang memang pada dasarnya tidak akan pernah puas. Baik itu dalam memberi maupun menerima maaf. Keinginan untuk mendapatkan respon positif atas usaha yang telah dilakukan pasti menjadi alasan utama mengapa seseorang mengharapkan balas jasa setimpal.
Kejelian penulis dalam mengangkat keseharian menjadi punya makna memang patut disoroti. Karena itu pula kenapa buku ini dinamakan buku penyejuk hati. Karena tentu saja di dalamnya ada banyak hal yang akan ditemui dan memberikan setetes kesejukan pada jiwa yang mungkin selama ini gersang dan "rabun" akan hikmah pengalaman.