• Daftarkan diri
  • ‎Apakah Shvoong itu?‎
  • Masuk
    Masuk
    Ingat user ID ini. Lupa password anda?

Buat rangkuman pengetahuan manusia di Shvoong.

.

Halaman Utama Shvoong>Buku>Pengakuan Pariyem: Dunia Batin Seorang Wanita Jawa

.

Pengakuan Pariyem: Dunia Batin Seorang Wanita Jawa

oleh : banyumusi     

Pengarang : Linus Suryadi Ag
Pengakuan Pariyem: Dunia Batin Seorang Wanita Jawa. Rp. 25.000
Linus Suryadi Ag. Pustaka Pelajar,
2002.
ISBN: 979-9075-95-5. 325 hlm.
Harga: Rp. -
Harga Anda: Rp. 25.000
Dapatkan di : http://denisbutik.multiply.com/photos/album/19#52
“Walaupun Pengakuan Pariyem penuh dengan pelukisan yang sering disebut ‘saru’, akan tetapi secara keseluruhan prosa lirik itu dapatlah disebut sebagai ensiklopedia kebudayaan Jawa. Alasannya bukan saja dalam prosa lirik itu dilukiskan peta hubungan priyayi dan wong cilik, tetapi juga gambaran bagaimana ngadi salira, menjaga diri tetap bugar, segar, dan harum, khususnya bagi, dan terutama tentang seorang desa ngawula, menghambakan diri di rumah seorang priyayi. Gambaran tentang kehidupan desa, terutama para petani yang menghadapi hama padi, kehidupan seorang pemain ketoprak, dilukiskan dengan rinci dan teliti..” – Bakdi Soemanto, Regol Megal-Megol, Fenomena Kosmologi Jawa, Andi Offset, Yogyakarta, 1992. Kata Pengantar, hal.iii.
“Linus lewat Pengakuan Pariyem tidak saja menggambarkan dunia batin seorang wanita Jawa, tetapi memaparkan pula masyarakat di lingkungan Pariyem dengan kebiasaan-kebiasaan dan tatacaranya. Ia pun mempergunakan tokoh Pariyem untuk menegaskan sikapnya terhadap kehidupan sosial dewasa ini dan rasa humor yang halus menyertai kritiknya, sesuai dengan kesantaian gaya hidup Pariyem. Satu pokok pikiran Linus yang penting dikemukakannya lewat Pariyem adalah mengenai pendirian budayanya, yang disebutnya ngelmu krasan, yang berpegang pada orientasi, krasannya, pada negeri dan tradisi sendiri. Sikap ini dihadapkan bertentangan dengan universalisme yang dianut penyair-penyair modern seperti Chairil Anwar, dan Sitor Situmorang...” – Subagio Sastrowardoyo, Pengarang Modern Sebagai Manusia Perbatasan, Balai Pustaka, Jakarta, 1989, hal. 197.
Diterbitkan di: Februari 03, 2009
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5

Bookmark & share this post

.