Keberhasilan biasanya berfihak kepada siapa saja yang memproduksi barang-barang yang diminati banyak orang atau yang menyediakan
jasa untuk kepentingan banyak orang, tetapi dapat melakukannya dengan lebih baik,lebih cepat,dan sedikit lebih murah dari saingannya.
Inilah yang dialami oleh Peter Hodgson.
Ketika perang dunia kedua berlansung, Amerika Serikat sangat membutuhkan bahan penganti karet. Sumber daya kita berada di Timur Jauh,yang sedang dibawah kendali pihak musuh .Laboratorium Penelitian lintas negara dengan cepat mulai meneliti kemungkinan untuk membuat karet sintetis. Sebuah perusahaan General Electric, menciptakan sebuah bahan yang tidak lazim yang mereka sebut dengan " gupp"
Gupp dapat merenggang lebih jauh,dapat dibentuk berdasarkan tekanan udara dan dapat mental terhadap permukaan yang keras, jauh lebih baik dari karet . Namun ada masalah yang tak terpecahkan. Gupp itu secera perlahan akan kembali berubah menjadi gundukan yang tak berbentuk dan tak berguna .
Hodgson pertamakali melihat gupp di tempat pesta,ketika orang-orang sibuk tertawa memperhatikan benda asing tersebut.. Mantan copywriter dengan gaji $12,000 dan sekaran msih menganggur.
Dengan menggunakan keuntungan yang diperoleh dari penjualan katalog, Hodgson memesan beberapa telur plastik serta menyewa beberapa pemuda untuk mengisi nya deengan dempul kualitas rendah