Halaman Utama Shvoong > Buku > Menitip pada arah angin...

.

Menitip pada arah angin...

Pengarang : ely.f.y
Ringkasan oleh : FeRel
Kunjungan: 15
kata: 300
Diterbitkan di: Mei 03, 2008
Sepanjang kedalaman air, aku terus berpesiar mengarah angin

Hendak labuh jangkar tepian Tarakan, saat gerhana di ufuk timur

Disinilah, kulepas penat yang mengikat hati, dalam telapak tangan berisi kerinduan



Menyusuri jejalanan berkerikil, aspal-aspal seolah meleleh melepuh

Hingga satu titik aku berdiri tak terkoyak angin, diam seperti tertancap paku bumi



Ada tetes embun di ujung mata, tak kuraba

Kala kutemukan jawaban di Tanah Tuhan, merangkum jasadnya dengan pasir makam

Kuciumkan tanah, kupelukkan gundukan wangi bunga

Lalu bayanganku berlari mengejar panas, melambai sebagai tanda pesan :

“biarkan cinta tenggelam disini Tuhan.....entah apa kau dengar?”

Mungkin aku salah berpesiar, dan Tarakan bukan pulau labuhkan kapalku

Entah kemana ‘ku mengarah angin lagi esok

Dan dunia tak lagi berbohong, menunjuk arah, berkata padaku :

“disinilah hai gadis! Cinta akan kautemukan subur dalam keabadian”

Hingga lukisan wajahku tak lagi mengumbar pilu



Sekarang, kembali dalam pesiarku, menitip pada arah angin.....

Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5


Read Free Summaries - Write and Get Paid

Summarize Human Knowledge on Shvoong. Join us!

------

Recent Shvoongers

  • AsepSuryana
  • herro
  • jurnalis
  • DenKun
  • Kharis
  • nilna
  • AryaGuna
  • airakheisa
  • Rakyat
  • kusuma
  • tomaz
  • insansains
  • deleon
  • PermataPratiwi
  • KireinaLie
  • HooNanz

.