Setiap persoalan mempunyai dua tuas, tuas kecemasan dan tuas harapan. Tuas kecemasan datang ketika korban serangan 11 September di Amerika Serikat, Serangan BOM Bali I, II atau karena bencana alam seperti Tzunami d Aceh, gempa Bumi di Yogyakarta bergelimpangan tewas. Tuas harapannya, banyak orang, tidak membedakan suku, ras , agama, bahasa tergerak untuk membantu membangkitkan semangat hidup dari korban yang masih hidup, namun kesakitan dan lenyap harta bendanya. Tetapi di sisi lain para petugas kemanusiaan itu seringkali tenggelam dalam kesedihan, derita para korban, mereka perlu kembali ke dalam dirinya sendiri sejenak sesudah menjalankan tugasnya. Kembali ke dalam dirinya sendiri berarti penting untuk melihat betapa bernilainya memangkas hidup. Memangkas hidup dengan seksama dan sering. Buku ini berguna untuk tim atau anggota tim kemanusiaan yang prakteknya memberi pertolongan baik berupa pendampingan atau konsultasi kejiwaan terhadap korban bencana alam atau akibat serangan teroris. Buku “The Riding Dragon” ulisan Robert J Wick, perlu dibaca para anggota tim kemanusiaan agar dalam bertugas tidak tenggelam didalamnya serta dapat mengendalikan naganya bukan naik sang naga, seperti judul buku tersebut.
Resensi lain tentang Riding The Dragon