Penyebab Nomor 7 : Why Audit Committee is an oxymoron
The Accounting Industry Reform Act tahun2002 (The Sarbanes- Oxley Act) memberikanperubahanyang
penting atasperan Komite Audit. Peraturanini adalah akibat adanyaberbagai skandal dalam perusahaan besar di Amerika Serikat.Namunperubahan
dalam peraturantidak akan berartijika tidak ada perubahan dan reformasi dalam
anggota komite audit itu sendiri.
FredGoldenseorangkonsultangovernanceyang khususmemberikan
nasehat, ide dan pertimbangankepada
komisarismenunjukanpenyakitkronisyang biasa terdapat dalam berbagaikomite audit.
TheTooLate,
Too Little Syndrome
Kebanyakan Komite Audittidak
mempertimbangkan isu-isu denganbaik.Merekahanya
berjumpa 3 kali setahun. Dengankemajuan
teknologi, dimana penggunaan internet dan teleconferencediharapkan Komite audit dapat memanfatkan hal ini sebagai sarana
pertemuan informal baik sesama anggota komite maupun dengan para auditor dan
risk manager.
Thingking Inside The Box Syndrome
Komiteaudittidak maumenggali
lebih dalamberbagai alternatifperubahan dan kebijakan akuntansi yang datang
dari luar perusahaan
TheHobble
Committee Syndrome
Perubahankebijakan
atau aturantidak serta mertamembuat peranan Komite Audit semakinbaik.Faktadi lapangan, belum memnunjukanKomite Audit berperan sebagaibos dariparaauditor baik internalmaupun ekternal.
The AuditAmateur
Syndrome
Komite Audittidak
mempunyai keahliantentanginternal dan ekternal perusahaan. Untuk itu
Komite Auditperlu selalu meningkatkanpengetahuaannya sehubungan perubahan yang cepat
di dalam perusahaan baik segi hukum, akuntansi, resiko bisnis dll. Disarankan
Komite Audit menyewa konsultan sebagai staf ahli daripadamengerjakan sendiri
berbagaihal.
The “Whose job is it
anyway”? Syndrome
Adanyaperlu ketegasan
dankomunikasi
yangintensifuntuk menghindari overlappingantaratugasdan perankomisaris
dengan komite auditataukomite audit dengan
internal audit.
The Blurry Business Risk and
Performance Faktor Syndrome
Komite Auditgagal
mengindentifikasikey risks berbagai
permasalahanyang berkembang.Dengan semakin kompleknya transaksiperusahaan, komite audit tidak bisahanya mereviewdari
mejatetapi juga dengan memberdayakan internal
auditor untuk
mendapat hal-hal baru yang menjadi
perhatian.
TheAnguished
Agenda Syndrome Agendameeeting dengan
auditorterlalu padat dengan masalahsehingga komite auditterkesan mengejar “target”agar
semuamasalah
bisadibicarakanwalautidak
dalam dan tuntas.
The One-sided Dialogue Syndrome
Komite audithanya
mengandalkankomunikasi formal dengan para
auditor, staff keuangan/managemen risk. Semakinbaikjika komite audit mempunyai saranakomunikasi non
Abstrak lain tentang Why Board Fails and How to Fix Them (Bagian II)