Halaman Utama Shvoong > Buku > Why Board Fails and How to Fix Them (Bagian I)

.

Why Board Fails and How to Fix Them (Bagian I)

Pengarang : Ralph D Ward
Ringkasan oleh : TheTracer
Kunjungan : 14  kata: 900   Diterbitkan di: April 14, 2008

Media   massa menulis berita bahwa Taufik Rukky dan Erry ditawari posisi komisaris di
Badan Usaha Milik Negara.
Keduanya adalah mantan    pimpinan
Komisi Pemberantasan Korupsi.

Padahal praktek penempatan mantan
pejabat tinggi di BUMN seperti ini sudah lama berlangsung dan kita  tahu   BUMN    kita  tetap
sarat dengan praktek-praktek KKN
dan   BUMN kita   banyak yang rugi. 


Gagalnya peran komisaris tidak hanya di Indonesia, tetapi juga diperusahaan besar seperti Enron. Sebelum bangkrut akibat skandal,
dalam dewan komisaris
Enron  terdapat  nama besar, yaitu Robert K. Jaedicke seorang profesor akunting dan mantan
dekan dari   Stanford Business School.


Mengapa dewan komisaris gagal dan tidak bisa berperan banyak?  Dalam buku Saving The
Corporate Board
:
Why
Board Fail and
How to Fix Them 
karangan  Ralph
D. Ward disebutkan ada 10    penyebab mengapa peran   komisaris gagal.  Buku  ini  menceritakan  10  kesalahan  fatal  yang  umum dilakukan, dimulai  dari  yang terakhir  sampai  yang  pertama.


Penyebab Nomor : 10


The   Data Disaster : Board receive too little or too
information


Dewan komisaris tidak diberi
keleluasaan untuk mendapatkan informasi tentang kondisi perusahaan. Namun, ketika dua hari
menjelang jadwal meeting,
komisaris dijejali setumpuk informasi mengenai laporan dan analisis keuangan, grafik, tabel, opini
hukum, memo dan lain-lain.
Bahkan komisaris yang
profesional pun akan
sulit memahami kondisi perusahaan karena keterbatasab waktu. Apalagi khusus pengalaman di
Indonesia,
para pensiunan ini biasa
“terima bersih” tinggal memutuskan
karena sebelumnya segala hal telah dikerjakan oleh anak buahnya. Namun, sebagai komisaris di BUMN harus mengerjakan
sendiri. Saya pernah melihat bagaiman mantan boss saya yang menjadi komisaris terpaksa mengcopy sendiri suatu laporan/informasi disuatu BUMN.


Robert Lear, penulis yang dihormati dalam corporate governance,
menceritakan pengalamannya sebagai   mantan komisaris utama dari   Schaefer Corp.


Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5


Tambahkan komentar Anda Tidak ada komentar

Read Free Summaries - Write and Get Paid

Summarize Human Knowledge on Shvoong. Join us!

------