Afra menulis, keinginanya untuk
menjadi penulis dari keinginan-keinginan sederhana. Di antaranya :
1. Ingin menjadi Pintar. Afra mengatakan ilmu itu ibarat kambing-kambing yang tercerai berai berkeliaran kesana kemari, untuk mengumpulkannya
kita perlu mengikatnya. demikian juga dengan ilmu yang masih tercerai berai dalam otak kita,
maka untuk mengumpulkannya kita harus mengungkapkannya secara sistematis, sehingga
menulis merupakan cara terbaik untuk melakukannya.
2. Bedakwah dengan pena
Menulis sederhana lalu menempelkannya di tempat yang mudah dibaca. Maka bila kita menulis hal baik maka nilai ibadah kita akan mengalir setiap kali ada yang membaca apalagi bila pembaca kemudian mengamalkanya.
3. Berpikir lebih sistematis
Saat menulis kita memiliki kesempatan untuk mengeditnya berkali-kali sampai
tulisan menjadi rapi. Semakin banyak kita menulis maka semakin baik kemampuan merangkai kata kita. Perlu diingat, keserdasan seseorang tampak dari kemampuannya menyusun kalimat.
4. Memperoleh kepuasan batinMenulis merupakan cara menumpahkan semua masalah yang ada dalam kepala. Mengekspresikan kepenatan ke dalam tulisan merupakan cara efektif untuk menenangkan pikiran. Bila kita berhasil mengungkapkan perasaan melalui tulisan maka pikiran dan hati kita menjadi terasa nyaman.
Keempat alasan di atas hanyalah sedikit dari apa yang diceritakan Afra dalam bukunya. selain itu terdapat pula trik membangkitkan kemampuan menulis kita.
So, baca bukunya dan jadilah smart writer
Resensi lain tentang How To Be A Smart Writer