More than love......
Mungkin yang ada
di benak kita ketika membaca judul novel ini yaitu novel berbahasa inggris. Tapi ketika kita membaca nama pengarang akan terlihat nuansa indonesianya.
Novel ini ditulis oleh seorang budayawan yang sangat kondang di Jawa Tengah terutama di Semarang.
Novel ini bercerita tentang kisah seorang
anak muda yang
tidak bisa dikatakan kaya yang berasal
dari solo yang bersekolah di sekolah favorit di Semarang. Anak itu bernama Ipung. Ipung adalah anak yang sangat menjunjung harga diri dan budaya yang diyakininya agung.
Dia berpendapat bahwa "HIDUP INI MEMANG KERAS TAPI KEMISKINAN DAN KEREMPENGNYA TUBUH TIDAK BERARTI TIDAK BISA MENAKLUKAN KEHIDUPAN".
Karena prinsip itulah
Dia selalu tampil percaya diri menghadapi apapun dari mulai masalah
cinta sampai masalah prinsip hidup.
Dalam masalah cinta dia sangat menonjolkan harga dirinya, karena di sekolah favorit itu ada seorang
cewek idola sekolah yang jatuh hati dengan dia yang notabene cewek itu adalah cewek kaya. Tapi karena masalah keyakinan diri, dia tidak mudah begitu saja menerima cinta cewek itu. Cewek itu harus menunjukkan bahwa dia benar-benar cinta kepadanya. Cinta yang sebenar-benarnya cinta.
Dalam novel ini kita tidak akan disajikan seting hedonisme yang melambung tinggi tapi sekedarnya saja jika dibutuhkan. Sebuah penggambaran yang nyata dari kaca mata orang biasa.
Novel yang penuh dengan pelajaran hidup meski dikemas dalam tokoh anak remaja yang bila diamati lebih dewasa dari umurnya.
Bacalah maka anda menemukan gambaran kehidupan yang sebenarnya
Resensi lain tentang More Than Love