Halaman Utama Shvoong > Buku > ERAGON

.

ERAGON

Summary rating: 1 stars 1 Tinjauan
Pengarang : Christopher Paolini
Review by : sunsugos
Kunjungan : 53  kata: 600   Diterbitkan di: Maret 20, 2008

Eragon adalah anak laki-laki berusia 15 th yg tinggal bersama paman
dan sepupunya di desa bernama Carvahall. Suatu hari ketika sedang
berburu ia menemukan “batu” berwarna biru yg indah di hutan. Karena
mengira benda itu berharga dan bisa dijual mahal, ia membawa pulang
batu itu. Ternyata batu itu telur naga!
Eragon diam-diam memelihara naga itu karena ia tahu pamannya tidak
akan setuju. Dari pendongeng tua bernama Brom, Eragon belajar mengenai
naga dan sejarah mereka. Brom ternyata bukan pendongeng biasa. Saat
Eragon terbang bersama naganya yang dinamainya Saphira, pamannya
dibunuh makhluk2 Ra''zac. Eragon bertekad memburu para Ra''zac yg
membunuh pamannya dan Brom berkeras ikut.
Di perjalanan Brom mengajarkan cara bertarung dengan pedang dan
ilmu sihir. Brom berkata Eragon adalah penerus klan para Penunggang
Naga. Dahulu Penunggang Naga adalah semacam penjaga keamanan di negara
Alagaesia, tempat Eragon tinggal. Seseorang yg menyaksikan telur naga
menetas terpilih menjadi Penunggang. Naga di kisah ini adalah makhluk
yg memiliki kekuatan supranatural dan dapat berkomunikasi dengan para
Penunggang.
Klan Penunggang Naga punah karena salah seorang berkhianat dan
membujuk Penunggang-Penunggang lain mengikuti jejaknya. Sang
pengkhianat bernama Galbatorix, yg sekarang menjadi raja Alagaesia. Ia
memerintah dengan kejam, sehingga beberapa orang yg setia pada klan
Penunggang memberontak dan membentuk kelompok Varden. Galbatorix
memiliki 3 butir telur naga, yg ia tunggu bertahun2 untuk menetas di
bawah kekuasaannya, sehingga 3 orang Penunggang baru akan menjadi anak
buahnya. Sayangnya, salah satu telur berhasil dicuri para Varden
(Brom!) dan ditemukan Eragon: Saphira.
Selain ceritanya yang seru, di bagian belakang buku ini juga ada
semacam Kamus Bahasa Kuno yang dipakai para Penunggang untuk
mengucapkan mantra-mantra mereka. Bahasa itu merupakan dasar semua
kekuatan. Bahasa Kuno menjabarkan sifat sejati benda-benda, bukan aspek
buatan yang dilihat semua orang. Misalnya, api disebut brisingr. Itu
bukan saja nama untuk api, tapi itulah nama api. Kalau penggunanya
cukup kuat, ia bisa menggunakan brisingr untuk mengarahkan api ke wujud
apa pun yang diinginkannya.

Resensi lain tentang ERAGON
ERAGON  oleh  Christopher Paolini    2008 
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5


Tambahkan komentar Anda Tidak ada komentar

Read Free Summaries - Write and Get Paid

Summarize Human Knowledge on Shvoong. Join us!

------