Halaman Utama Shvoong > Buku > 22 Prinsip Komunikasi Efektif untuk Meningkatkan Belajar Anak

.

22 Prinsip Komunikasi Efektif untuk Meningkatkan Belajar Anak

Summary rating: 1 stars 5 Tinjauan
Review by : fitria
Kunjungan : 380  kata: 300   Diterbitkan di: Maret 02, 2008
“Anak-anak ibarat bunga yang tumbuh di taman,” begitu kata Froebel,
Bapak Taman Kanak-kanak. Maksudnya, anak-anak harus diberi kebebasan
tanpa paksaan untuk tumbuh dan berkembang sesuai dengan dunianya
–sepanjang dalam kebaikan tentunya. Anak dan orang dewasa mempunyai
standar yang berbeda. Hal ini sering menjadi masalah, yaitu ketika
orang dewasa berusaha menerapkan standar orang dewasa dalam mendidik
anak-anaknya.
Anak adalah anugerah ilahi yang unik dengan dunianya yang khas
kekanak-kanakan. Dia sering mempersepsi sesuatu dengan sederhana,
tetapi justru menjadi rumit bagi orang dewasa. Di sinilah perlunya
orangtua memahami anak. (hlm. 12). Sebab sering terjadi, orangtua
memaksakan persepsinya pada anak. Sehingga anak menjadi tertekan, tidak
enjoy lagi berdekatan dengan orangtuanya. Dia merasa tidak senang
didampingi orangtuanya ketika belajar.
Semangat berkomunikasi kepada anak bukan berarti memberikan
instruksi, melainkan duduk sejajar bersama anak, berempati, menemani,
dan membuat suasana menyenangkan bagi anak. Dengan menggunakan
komunikasi empatik, maka belajar bersama orangtua bagi sang anak
bukanlah sesuatu yang menakutkan dan membebani, melainkan menjadi
pengalaman bermain yang menyenangkan.
Maka, mencoba memahami anak adalah merupakan keasyikan tersendiri
bagi orangtua. Dengan memahami anak, tidak memaksakan persepsi kepada
mereka, didapat tiga keuntungan. Pertama, anak lebih memiliki keamanan
psikologis untuk berkreasi dan berkembang secara wajar sesuai dengan
sifat alaminya. Kedua, orangtua bisa belajar mengambil inspirasi dari
hal-hal tak terduga yang muncul dari sifat spontanitas anak. Ketiga,
anak tidak merasa terbebani dalam berbuat sesuatu.
Buku ini terdiri atas dua bagian. Bagian pertama dibahas mengenai
anak dan kesenangannya untuk belajar dan pengaruh belajar yang
menyenangkan terhadap kreativitas anak. Bagian kedua mengupas 22
prinsip komunikasi efektif terutama untuk meningkatkan minat belajar
anak secara komprehensif, lengkap dengan contoh dan ilustrasinya.
Disajikan dengan bahasa yang ringan, mudah dicerna, disertai dengan
contoh-contoh praktis. Hal ini sangat memungkinka karena buku ini lahir
dari seorang ibu yang mengamati anak-anaknya –selain juga merupakan
tesis penulisnya dengan nilai cum laude.

Resensi lain tentang 22 Prinsip Komunikasi Efektif untuk Meningkatkan Belajar Anak
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5


Tambahkan komentar Anda Tidak ada komentar

Read Free Summaries - Write and Get Paid

Summarize Human Knowledge on Shvoong. Join us!

------