Halaman Utama Shvoong > Buku > Opik Sok Cool Nih !

.

Opik Sok Cool Nih !

Summary rating: 1 stars 1 Tinjauan
Pengarang : Jurie G Jarian
Review by : fitria
Kunjungan : 30  kata: 600   Diterbitkan di: Maret 01, 2008
Novel ini merupakan kisah cinta plus petualangan menangkap sekelompok
teroris. Tokoh utamanya Opik, seorang mahasiswa di sebuah universitas
di Bandung. Opik dideskripsikan sebagai sosok yang atletis, rileks,
suka bercanda dan taat beribadah. Latar belakangnya yang berasal
keluarga pesantren di sebuah desa sifat dan karakternya tumbuh sesuai
dengan ajaran agamanya. Fisik dan kepribadiannya yang menarik inilah
yang membuat dirinya banyak dilirik para gadis-gadis, namun Opik
terkesan cuek dalam urusan pasangan hidup sehingga belum juga memiliki
seorang pacar.Bella, adik kelasnya beda jurusan, adalah salah
satu mahasiswa yang tertarik dengan Opik. Berbeda dengan Opik, Bella
dilahirkan dari keluarga diplomat yang modern. Lahir di London, besar
di Paris dan akhirnya atas kesadarannya sendiri memilih kuliah di
Bandung. Karena lama tinggal di Eropa otomatis perilaku dan gaya
berpakaiannya pun sangat modis. Ia tak segan-segan menggoda Opik baik
melalui sms maupun secara terang-terangan agar Opik mau menjadi
pacarnya. Namun Opik tetap cool terhadap Bella. Baginya Bella bukanlah
gadis tipenya, apalagi cara berpakaian Bella yang seksi membuat Opik
tak bersimpati padanya.Dimasa liburan panjang selepas UAS
(Ujian Akhir Semester), Opik mudik ke kampung halamannya di kaki gunung
Sawal Sementara itu Bella yang telah jenuh dengan kehidupan kota
memilih mengisi liburannya dengan mengikuti PPK (Paket Pesantren Kilat)
bersama temannya disebuah desa di wilayah Tasikmalaya. Kesempatan ini
juga dipergunakan oleh Bella untuk belajar mengaji, dan mengubah cara
berpakaiannya menjadi lebih santun. Tanda diduga oleh Bella, ternyata
desa tempat PPK adalah desa dimana Opik dilahirkan.Sementara
Bella dan kawan-kawannya mengikuti PPK, Opik dan Aan, teman
sekampungnya, mendapat tugas penting dari Abah Sirod selaku pimpinan
pesantren di sebuah desa di selatan gunung Sawal yang juga adalah kakek
dari Opik. Abah Sirod diam-diam mencurigai beberapa santri senior yang
telah lama tak mengikuti pengajian malam di pesantrennya.Kecurigaan
abah Sirod ini dilandasi perkembangan di tanah air dimana sedang
berkembang ajaran jihad yang dipahami dari sisi yang paling keras,
yaitu jihad dalam bentuk berjuang langsung secara fisik/perang! Tugas
Opik dan Aan adalah menyelidiki dan mencari tahu apa sesungguhnya
kegiatan para santri senior yang telah lama tak terlibat dalam
aktifitas pesantren pimpinan abah Sirod. Bukan misi yang mudah karena
mereka harus menghadapi teman-teman masa kecil mereka sendiri yang kini
memiliki keyakinan yang kokoh untuk berjuang menegakkan agama dengan
jalan kekerasan.Novel Dua RasaJika
novel ini diandaikan sebagai sebuah roti, maka saya berani mengatakan
bahwa novel ini bagaikan roti sobek dua rasa. Ada dua rasa yang
ditawarkan dalam satu kemasan. Begitupun dalam novel ini, satu ‘rasa’
cinta muda mudi yang disajikan dengan humor khas mahasiswa dan satu
lagi ‘rasa’ petualangan Opik dkk menangkap para teroris. Yang mana yang
lebih menarik? Tergantung selera pembaca tentunya.Namun walau
berbeda rasa, ada satu unsur yg terdapat dalam kedua rasa dalam novel
ini, yaitu unsur humor.

Resensi lain tentang Opik Sok Cool Nih !
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5


Tambahkan komentar Anda Tidak ada komentar

Read Free Summaries - Write and Get Paid

Summarize Human Knowledge on Shvoong. Join us!

------