Judul
buku: Inside The Death Camp;
Kisah Nyata
Anak-anak Penghuni Konsentrasi Nazi, Penulis: Stephane Downing, Penerbit: Narasi, Cetakan Pertama, 2007, Tebal 127 . Halaman.Buku
ini mengisahkan ketika Adolf Hitler menjadi kanselir Jerman
di awal tahun 30-an,
dimulailah upaya perampasan hak-hak sipil warga Yahudi Jerman. Ras Yahudi yang dianggapnya sebagai ras kelas dua yang menyebabkan
penderitaan dalam hidupnya sebelum ia menjadi kanselir sedikit demi
sedikit mulai dilenyapkan. Tidak hanya di Jerman, ia mencoba menghabisi
ras Yahudi di muka bumi, dimulai dari Eropa.
Holocaust, sebutan untuk pelenyapan Yahudi ini tidak memandang
kedudukan warga Yahudi. Laki-laki, perempuan, tua, muda, orang dewasa,
bayi
dan anak-anak semuanya dibinasakan. Kebencian sang kanselir
terhadap ras Yahudi pertama kali diluapkan dengan pemboikotan toko
dan usah milik Yahudi pada 1 April 1933. Enam hari setelah itu,
undang-undang restorasi pegawai negeri profesional dikeluarkan yang
isinya melarang warga Yahudi untuk bekerja. Beberapa waktu setelah
undang-undang ini keluar, muncul pulalah peraturan-peraturan baru yang
semakin membatasi warga Yahudi, mulai dari aturan pembatasan sekolah,
waktu keluar, waktu berbelanja, hingga semua hal yang menyangkut
kehidupan mulai dilarang.
Di tengah-tengah ancaman inilah, kisah-kisah anak-anak Yahudi yang
harus melewati masa-masa sulit ini dikisahkan dalam buku ini yang oleh
penulis bersumber dari catatan harian dari anak-anak yang mengalami
sendiri kekejaman Nazi.
Pada bab pertama, anda akan menemukan kisah-kisah Anne Frank,
seorang anak pengusaha yang pada awalnya hidup tenang sebelum Nazi
berkuasa. Namun ketenangan itu terusik tatkala Nazi mulai berkuasa dan
menunjukkan sikap anti Yahudi. Keluarga Frank yang sadar bahwa nyawa
mereka terancam pindah ke Amsterdam. Namun ternyata Hitler terus
melebarkan sayapnya hingga Belanda terlumatkan oleh Jerman. Keluarga
Frank terpaksa harus bersembunyi diatas kantornya di Amsterdam. Untung
saja karyawan perusahaan milik ayah Anne Frank setia kepada mereka
sehingga untuk beberapa tahun mereka aman. Namun seorang pengkhianat,
yang diduga salah seorang karyawan Otto Frank, memberitahukan
keberadaan keluarga Frank. Anne dan keluarganya ditangkap dan kemudian
tentara Nazi memisahkan mereka. Anne kemudian dimasukkan ke dalam kamp
konsentrasi hingga pada akhirnya menemui ajalnya.
Selain menemukan kisah Anne, anda juga akan menemukan sejarah
dimulainya Holocaust beserta peraturan-peraturan yang menyangkut
Holocaust. Di akhir buku ini juga terdapat perdebatan terhadap
terjadinya Holocaust. Bagi pelajar serta peminat sejarah dan masyarakat
luas, buku ini akan sangat bermanfaat sebagai bahan pelajaran dan
renungan untuk masa depan agar tidak mengulang sejarah kelam.
Resensi lain tentang Catatan Anak-Anak Korban Holocaust