Be Strong- Memantapkan Motivasi
diri itulah judul yang diangkat Paulus Winarto.buku yang mendapat label Best Seller ini mungkin memang perlu dibaca oleh
orang-orang yang sedang kebingungan dalam melakukan suatu hal.atau dalam kondisi sedang
tidak percaya diri. Buku saku yang waktu bacanya mungkin lebih cepat Anda selesaikan dari waktu yang diperlukan anda untuk menghabiskan secangkir Hot Coffe. Dalam buku yang diterbitkan oleh penerbit ANDI terangkum 100 motivasi yang kesemuanya dibawakan dengan bahasa-bahasa yang mudah untuk dapat dimengerti. Buku yang nenurut Sang penciptanya merupakan inti sari hal-hal penting tentang motivasi diri yang dipelajari Sang
penulis dari pengalaman hidupnya. Buku ini berisi lebih dari sekedar motivasi diri yang mungkin bisa mengembalikan rasa percaya diri, Optimisme,rasa Sosial, kebahagiaan, bahkan rasa ketuhanan. Sebagai salah satu contoh dalam
pada halaman 1 dituliskan”Jika Anda mau melakukan apa yang orang
lain tidak mau lakukan, Anda bisa mendapatkan apa yang orang lain tidak dapatkan”disini sang penulis mengajak kita untuk menjadi pribadi yang berani tampil beda, lain daripada yang lain sehingga kita akan mendapkan sesuatu yang mungkin orang lain tidak terpikirkan, dalam kata lain inilah ajakan sang penulis untuk kita berpikir lebih maju daripada orang lain. “Ada 5 organisasi yang terlarang bagi mereka yang ingin sukses :NATO (no action talk only), NACO (not action concept only), NADO (not action dream only), NAPO ( not action plan only), NARO (not action review only), Itulah baris kata yang tertera pada halaman 21, kesuksesan tidak dapat diraih hanya dengan sekedar omongan,konsep,impian,rencana,dan koreksi tapi dengan tindakaan yang nyata itulah nilai yang coba dikedepankan sang penulis. Mungkin halaman ini mempunyai sedikit makna yang sama dengan sekumpulam kalimat yang tertulis dihalaman 24 “jika Anda tidak penah memulainya, lalu kapan Anda akan menyelesaikanya, apalagi menikmatinya?” rasa sosial kemasyarakataan juga dituliskan beberapa kali seperti pada halaman 44 “jika bukan untuk menjadi berkat bagi orang lain, lalu buat apa kita hidup di dunia ini”, atau pada halaman 53 “ Belajarlah untuk memberi, Jika itu masih sulit, belajarlah untuk tersenyum sebab senyuman yang tulus adalah pemberian dari hati”, pada halaman 55 juga masih diangkat rasa sosial ini “Yang penting bukanlah berapa lama kita hidup, melainkan apakah kita bermanfaat bagi orang lain” itulah sedikit contoh ras sosial yang disinggung sang penulis. Adapun pada halaman-halaman selanjutnya sang penulis banyak mengedepankan rasa Ketuhanan seperti seperti pada halaman 96 “Sangat banyak orang yang percaya bahwa Tuhan membuat semua indah pada waktunya.Sayangnya mereka masih saja mendesak tuhan agar membuat semuanya indah pada waktunya” Penulis kelahiran Sorong (Papua), 17 Agustus 1975 ini menuliskan buku ini dengan cukup jelas tidak bertele-tele dan mudahuntuk dimengerti, logis dan benar-benar mengerakan hati untuk mempunyai motivasi diri yang mantap.
Resensi lain tentang Be Strong, Memantapkan motivasi Diri