• Daftarkan diri
  • ‎Apakah Shvoong itu?‎
  • Masuk
    Masuk
    Ingat user ID ini. Lupa password anda?

Buat rangkuman pengetahuan manusia di Shvoong.

.

Halaman Utama Shvoong>Buku>Legenda Drakula

.

Legenda Drakula

oleh : bonjournia     

Pengarang : Bram Stoker
Ringkasan ini diterjemahkan dari The Drácula Legend
- vampir yang sesungguhnya digambarkan dalam gaya yang berbeda dalam Dracula karya Stoker. Menurut kepercayaan dari sejumlah
budaya Eropa dan Asia, vampir folclorico adalah satu-satunya makhluk setan dari makhluk tak bernyawa lainnya. Makhluk yang haus darah ini umumnya digambarkan sebagai jiwa yang hilang dari manusia yang melakukan tindakan bunuh diri atau akibat menjadi korban dari gigitan makhluk ini. Jiwa-jiwa yang hilang ini meninggalkan makam mereka pada malam hari untuk mencari makan. Mereka biasanya mengubah diri mereka menjadi kelelawar selama proses pencarian mangsa dan kembali ke peti matinya sebelum fajar menjelang. Di dalam peti mati mereka biasanya terdapat sedikit tanah tempat mereka hidup dahulu kala. Korban-korban yang dihisap darahnya, secara otomatis berubah menjadi vampir setelah kematian. Versi yang paling populer tentang kisah vampir diciptakan oleh kebudayaan masyarakat Slavia. Menurut kepercayaan mereka, vampir tidak dapat membuat bayangan atas tubuh mereka. Mereka dapat diusir oleh bawang putih, air yang telah diberkati, atau gambar Yesus Kristus. Proteksi-proteksi ini akan gagal bila sang vampir, dalam wujud manusia, diundang masuk ke dalam rumah seseorang. Vampir dapat mati bila ditusuk oleh sebilah pisau di dadanya atau bila makamnya dihancurkan.
Kepopuleran dan kesuksesan Drakula karya Bram Stoker adalah karena cerita ini berubah dari kisah romantis yang mengerikan menjadi kisah yang humoris. Hal ini dapat terlihat pada sejumlah serial film vampir komedi pada tahun 1980-an dan kemunculannya di tahun 1990-an. A
danya indikasi perbedaan antara vampir Eropa dan Asia menunjukkan bahwa hal ini berhubungan dengan penyakit darah yang muncul pada tahun-tahun tersebut. Penyakit darah ini menimbulkan menurunnya jumlah darah dalam tubuh seseorang, yang menyebabkan ketimpangan psikologi. Gejala-gejala ini, ditambah dengan kelainan darah, dapat membuat korbannya bertindak seperti seorang vampir, menghisap darah dari hewan lain untuk memenuhi kebutuhan tubuhnya akan darah. Bagaimana pun, sebelum ada hubungan yang nyata, kita harus mempelajari psikologi manusia dan sejarah penyakit darah pada masa itu lebih dalam lagi.
Diterbitkan di: Nopember 29, 2007

Komentar

Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5

Bookmark & share this post

.