• Daftarkan diri
  • ‎Apakah Shvoong itu?‎
  • Masuk
    Masuk
    Ingat user ID ini. Lupa password anda?

Buat rangkuman pengetahuan manusia di Shvoong.

.

Halaman Utama Shvoong>Buku>The Ninja and Their Secret Fighting Arts

.

The Ninja and Their Secret Fighting Arts

oleh : LoreMaster     

Pengarang : Stephen K. Hayes
Ninja, sebuah kata yang sering disalahartikan oleh banyak orang. Jahat, kejam dan memiliki kekuatan gaib, itulah gambaran
yang sering dilekatkan pada diri mereka. Padahal, ninja atau para pelaku Ninjutsu (harfiah : ilmu senyap) aslinya sungguh-sungguh para ksatria yang dilatih sebagai pasukan khusus, Spesial Forces jaman kuno, dengan kepercayaan esoteris yang melatarbelakangi setiap tindakan mereka, bahwa tiap manusia adalah pendeta bagi diri mereka sendiri. Tanpa ilmu gaib atau gulungan naskah ajaib, mereka semata-mata hanya mengandalkan manipulasi psikologis serta pandangan non-konvensional dalam memahami segala peristiwa yang terjadi di sekitar mereka. Pendekatan tidak lazim yang berbeda dengan pandangan para prajurit konvensional inilah yang membuat banyak orang mengira mereka memiliki ilmu gaib.
Banyaknya kesalahpahaman yang mencoreng nama para ninja sejati dan ilmu Ninjutau mereka membuat Stephen K. Hayes, seorang praktisi bela diri Oriental dari Amerika Serikat, memutuskan untuk berkelana ke Jepang demi mencari master ninja dari siapa ia sangat ingin menimba ilmu. Perjalanannya ke Jepang membawanya ke kota Noda di pinggiran kota Tokyo dimana di sana tinggal seorang master ninja bernama Hatsumi Sensei. Walaupun lebih memilih anonim dan sangat selektif dalam memilih murid, beliau dan asistennya yang bernama Tanemura akhirnya menerima Hayes sebagai murid setelah mereka melalui perbincangan malam yang sangat ''menarik'' (saya tidak akan mengungkapkannya)
Hatsumi Sensei, pria yang lahir di jaman yang salah ini adalah seorang ninja aliran Togakure (Togakure-ryu), diambil dari nama seorang samurai di abad ke-15 yang kalah perang dan melarikan diri ke pegunungan Iga. Di sana, ia bertemu dan akhirnya belajar pada Kain Doshi, seorang pertapa-ksatria yang tadinya juga merupakan pelarian dari peperangan di Cina. Kain-Doshi mengajarkan padanya tentang ilmu beladiri yang berdasarkan prinsip-prinsip keseimbangan (In-Yo, versi Jepang dari Yin-Yang), bahwa dalam segala tindakan kita, haruslah sesedikit mungkin mengganggu keseimbangan alam. Demi mewujudkan hal tersebut, seseorang perlu memahami cara-cara tertentu untuk mencapai tujuan mereka tanpa mengganggu prinsip keseimbangan. Hal ini terwujud dalam munculnya cara-cara non-konvensional yang diaplikasikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam pertempuran. Sejak itulah, di Jepang muncul legenda ksatria bayangan Togakure, dus menjadi kemunculan ninja yang pertama.
Dalam buku ini, Hayes mendeskripsikan prinsip-prinsip bela diri serta filosofis dalam ilmu ninjutsu dengan cara membeberkan pengalamannya sendiri selama menjalani pelatihan bersama Hatsumi Sensei dan Tanemura. Dalam buku ini dikisahkan bagaimana dirinya berulangkali dibuat tertegun dan kaget akan banyaknya prinsip-prinsip beladiri serta filosofi para ninja yang tidak diketahui atau salah dipahami oleh dirinya sebelumnya, padahal dirinya sendiri adalah praktisi bela diri Oriental. Berbagai macam hal yang jarang diketahui orang awam tentang ninja juga dibeberkan dalam buku ini, seperti bentuk organisasi ninja (yang populer di kalangan kelompok jaringan kriminal modern), pelatihan ninja, sejarah ninja, hingga hal-hal teknis seperti bentuk-bentuk pukulan dan tendangan, kuda-kuda, serta bermacam-macam senjata. Mulai dari yang akrab di mata publik (karena sering diekspos di buku-buku komik atau film dan kartun) seperti penggunaan shuriken, kunai dan pedang ganda, hingga senjata-senjata unik seperti shuko, tetsubishi, shinobi-zue, dan kusari-gama.
Tak kalah pentingnya adalah penjelasan rinci dan jelas dari Hayes mengenai sistem filosofi dalam Ninjutsu yang sangat penting untuk diketahui demi memahami apa makna menjadi seorang ninja. Mulai dari penerapannya dalam bentuk-bentuk kuda-kuda bertarung ninja yang sangat khas dan mencerminkan lima elemen (kekosongan, udara, air, api dan bumi), hingga penerapan yang lebih samar dalam bentuk manipulasi psikologis deencapai ketenangan diri, menyesuaikan diri dengan alam sekitar, dan mencapai tujuan dengan sebisa mungkin menghindari cara-cara yang terlampau brutal serta mengumbar emosi. Bagi pembaca awam pada umumnya maupun para praktisi beladiri dan peminat ninja pada khususnya, ini merupakan salah satu buku yang wajib dibaca. Hingga ringkasan ini diupload, buku yang diterbitkan oleh Tuttle ini baru ada dalam bahasa Inggris dan dapat ditemukan di toko-toko buku impor (di Yogyakarta dapat ditemukan di Periplus).
Diterbitkan di: Agustus 24, 2007

Komentar

Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5

Bookmark & share this post

.